Hidayatullah.com — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Imam Suprayogo, menilai sangatlah tidak produktif adanya penilian terkait eksistensi pendidikan Islam atau madrasah di Indonesia.
Menurutnya, banyak kalangan tokoh dan pejabat Kementerian Agama sekalipun yang kerap menyebut madrasah atau pendidikan Islam selama ini tertinggal dengan pendidikan umum.
Jika pernyataan itu ada benarnya, dinilai Imam perbedaan itu tidaklah terlalu signifikan. Bahkan, kata dia, terdapat banyak sekali madrasah yang berprestasi di atas sekolah umum yang ada.
\”Pendidikan Islam justru memiliki kelebihan. Pengetahuan dan pengamalan agama yang baik dinilai sangat fundamental bagi kehidupan. Di Madrasah, selama ini lebih baik,\” kata Imam saat menjadi pembicara acara Seminar Nasional bertajuk \”Refleksi 65 Tahun Pendidikan Islam di Indonesia\”, Jakarta, Selasa (27/12).
Dibanding dengan pendidikan umum, kekhasan capaian pendidikan Islam atau madrasah tampak dari perilaku atau karakter secara umum. Kasus kasus narkoba, perilaku seks bebas, dan semacamnya relatif tidak ditemukan di lembaga pendidikan madrasah.
Menurut Imam, kelebihan kelebihan madrasaha tersebut acap kali tidak dilihat sebagai sebuah keunggulan. Padahal hal itu sangat prinsip dan fundamental sebagai bagian tujuan pendidikan dalam rangka membangun karakter bangsa.
Sebagai seorang Muslim, tegas Imam, ukuran keberhasilan pendidikan bukan sebatas lulus ujian nasional dan mendapatkan ijazah.
\”Sekalipun itu perlu, tetapi yang lebih penting adalah ketakwaan, keagungan akhlak, dan kesediaan untuk beramal shaleh,\” ungkap Imam.
Ia melanjutkan, sepintar apapun, jika seorang peserta didik tidak mengenal dan mencintai Tuhannya, maka ilmu yang disandagnya tidak akan memberi manfaat bagi diri dan untuk orang lain.
Lebih jauh Imam memaparkan, para ulama tatkala merintis dan mengembangkan lembaga pendidikan Islam, mereka bukan sebatas tampil beda dengan sekolah umum lainnya. Dalam menyelenggarakan pendidikan, para ulama menanamkan nilai nilai kehidupan mulia yang bersumber pada al-Qur\’an dan Sunnah.
\”Melalui pendidikan Islam, mereka memperkenalkan konsep hidup yang menyelamatkan dan sekaligus membahagiakan bagi kehidupan, baik kehidupan di dunia maupun di akhirat,\” tandasnya. [ain/hidayatullah.com/]
Konsep Pendidikan Islam Justru Menyelamatkan
