Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Capres AS Kampanye Pelarangan Masjid

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 19 Juli 2011 10:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota Partai Republik yang berharap menjadi calon presiden Herman Cain, hari Ahad (17/7) mengatakan bahwa masyarakat Amerika Serikat yang ingin melarang pendirian masjid mempunyai hak untuk melakukan hal itu. Sebagaimana ia mendukung pendirian masjid di Tennessee.

“Islam adalah sebuah agama dan juga seperangkat hukum — hukum syariah. Itulah perbedaannya dengan agama tradisional kita yang melulu hanya tentang urusan reliji,” kata Cain dalam acara televisi Fox News Sunday.

Ketika ditanya apakah sebuah komunitas masyarakat, seperti yang ada di Murfreesboro, Tennessee, harus bisa melarang masjid, Cain menjawab; “Ya, mereka punya hak untuk melakukan itu.”

Cain yang pernah menjalankan usaha kuliner Godfather’s Pizza, bersikukuh mengatakan bahwa sikapnya atas pendirian masjid di Murfreesboro tidak berarti melakukan diskriminasi berdasarkan agama tertentu yang dianut sekelompok orang.

Pengusaha berusia 65 tahun yang belum pernah memegang jabatan publik itu bertekad akan “bertindak lebih keras terhadap orang-orang yang kemungkinan adalah teroris.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Cain mengatakan posisinya tidak mengalami konflik dengan prasangka yang menyebutkan bahwa sikapnya itu dipengaruhi pengalaman dibesarkan sebagai warga kulit hitam di Amerika tahun 1950-1960-an.

Namun yang pasti, sikapnya menentang pendirian masjid bertentangan dengan pernyataannya yang lain.

Cain bilang, “Saya tahu ada kelompok Muslim yang damai di negara ini. Tuhan memberkati mereka dan mereka bebas untuk beribadah.”

“Jika Anda melihat karir saya, saya tidak pernah mendiskriminasikan orang karena agama mereka, jenis kelaminnya, atau asalnya, atau yang semacam itu,” kata Cain.

“Saya hanya mengatakan agar orang Amerika berhati-hati karena teroris berusaha membunuh kita,” imbuhnya.

Herman Cain pernah memegang jabatan tinggi di beberapa perusahaan besar seperti Coca-Cola, Pillsbury dan Bruger King. Ia juga pernah memimpin asosiasi restoran Amerika Serikat.

Dia menjadi pembawa acara “The Hermain Cain Show” di Atlanta dan aktif mengikuti kegiatan kelompok ultra konservatif yang anti Islam, Tea Party.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, Sekolah Hebat yang Gratis
Tulisan selanjutnya Salafy Mesir: “Mari Bergabung dengan Partai An Nur”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?