Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ba’asyir: “Tuduhan Bohong Dan Palsu”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Maret 2012 04:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski Mahkamah Agung (MA) telah menolak permohonan kasasinya dan berbagai tekanan dari negara-negara Barat, pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, uUstad Abubakar Ba’asyir terus menyuarakan diri.  Yang terbaru, pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) ini mengeluarkan bantahan terkait rilis Amerika bahwa organisasinya  masuk ke dalam daftar organisasi teroris asing, Kamis, 23 Februari 2012 lalu.

Selain itu, ia juga membantah menjawab rilis Kantor Departemen Keuangan Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) Amerika yang mengatakan memberi sanksi terhadap Mochammad Achwan, Son Hadi bin Muhadjir dan Abdul Rosyid Ridho Ba’asyir dan memutus akses mereka ke sistem keuangan internasional.

“Semua tuduhan syetan Amerika Serikat terhadap JAT dan diri saya, Ustadz Achwan, saudara Son Hadi, dan Ustadz Rosyid Ridho Ba’asyir dan tuduhan toghut P.B.B terhadap diri saya seperti yang diberitakan di Koran Republika tanggal 26 Februari 2012 dan Koran Rakyat Merdeka Tanggal 27 Februari 2012 adalah tuduhan palsu tanpa ada bukti sedikitpun. Tuduhan-tuduhan bohong dan palsu ini sengaja dibuat untuk mendorong Mahkamah Agung agar meningkatkan kedzolimannya terhadap diri saya dari penjara 9 tahun menjadi 15 tahun. Sebenarnya kedzoliman yang ditimpakan terhadap diri saya penjara 15 tahun oleh Toghut M.A adalah untuk memenuhi keinginan syetan Amerika agar saya tidak dapat melanjutkan perjuangan menegakkan Daulah Islamiyah/Khilafah, bukan karena saya menteror masyarakat,” demikian tulisnya dalam rilis JAT Media Centreyang dikirim ke kantor redaksi hidayatullah.com, hari Ahad, (11/03/2012).

Menurut Ba’asyir, sebelum ini, pihak JAT sudah mendatangi pihak Kedutaan Besar Amerika di Jakarta guna melakukan klarifikasi.

“Ketika rombongan JAT datang ke DUBES A.S untuk klarifikasi tuduhan-tuduhannya, syetan dubes A.S tidak berani menemui khawatir terbongkar kebohongannya.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ba’asyir juga menjelaskan, bahwa apa yang dituduhkan kepadanya sebagai bagian pembungkaman karena dirinya terus mengkampanyekan penegakan syariat Islam.
 
“Di antara usaha untuk mematikan perjuangan saya menegakkan Islam adalah saya dituduh terlibat berat latihan senjata di Aceh dengan tuduhan-tuduhan yang tidak jujur yakni semua saksi-saksi yang memberatkan saya tidak boleh hadir di persidangan,” tulisnya.

“Sebenarnya teroris yang selalu menteror negara-negara ummat Islam adalah syetan Amerika, mereka telah menteror dan membantai puluhan ribu ummat Islam laki-laki, wanita dan anak-anak di Afghanistan, Pakistan, Iraq dan membantu yahudi membantai ribuan ummat Islam di Palestina dan membantu kaum nasrani membantai ummat Islam di Bosnia, Ambon dan Poso. Maka sumber kejahatan, kehancuran moral dan teroris terbesar adalah syetan Amerika. Maka Amerika adalah kafir harbi (kafir yang wajib diperangi) menurut hukum Islam. Maka bila dunia terutama dunia Islam ingin aman salah satu jalan untuk mengatasinya adalah dihancurkannya syetan Amerika.”

Ba’asyir juga membantah jika dirinya di balik bom Bali 2002. Menurutnya, bom Bali I adalah murni rekayasa Amerika.

“Para pakar bom baik dalam negeri maupun luar negeri mengatakan bahwa bom yang meledak di Bali pada peristiwa bom Bali I adalah mikro nuklir bukan bom buatannya Amrozi dan kawan-kawannya. Maka jelas itu adalah bom buatan Amerika. Maka yang membunuh 200 orang di Bali waktu itu bukan saya seperti yang dituduhkan oleh syetan Amerika dan bukan Amrozi dan kawan-kawannya tetapi syetan Amerikalah pembunuhnya,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Ada Istilah Nganggur dalam Berdakwah
Tulisan selanjutnya Dakwah Habib Rizieq di Pontianak Berjalan Lancar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?