Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat Intelijen: MUI Masih Punya 5 Video Kekerasan Oknum Elit Densus 88

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 4 Maret 2013 10:39
Bagikan
Video operasi Densus 88 di pesantren Amanah Poso (diambil dari Youtube)
Bagikan

Hidayatullah.com—Umat Islam  Indonesia digemparkan berita video kekerasan oknum Satuan Elit Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri setelah laporan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke Kapolri Jenderal Timur Pradopo beberapa waktu lalu. Kabar terbaru menyebutkan, ternyata MUI masih memiliki 5 rekaman lagi dugaan kekejaman oknum Densus.

“Kita mau kroscek langsung, “  ujar Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Musthofa B. Nahrawardaya kepada hidayatullah.com, Senin (04/03/2013).

Menurut Musthofa, sejauh ini, dugaan oknum Densus 88 yang sudah beredar Youtube.com memang sama dengan video yang diberikan MUI kepada Kapolri.

Ia juga menjelaskan bahwa MUI juga masih memiliki 5 video lain mengenai kekejian tersebut. Menurutnya video tersebut adalah bukti penting untuk menjelaskan ke umat tentang sikap Densus 88 di lapangan.

Tokoh Muda Muhammadiyah ini juga akan melakukan investigasi ke Poso dan Palu Sulawesi Tenggara pada tanggal 7 hingga 11 Maret 2013. Kunjungan ke Poso dan Palu ini dinilai bertujuan untuk menemui langsung para korban yang ada di video yang sudah tersebar luas tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mustofa menilai meski banyak pihak ada yang meminta membubarkan Densus 88, namuan perjuangan membubarkan Satuan Elit di bawah Mabes Polri ini tidaklah mudah. Menurutnya Densus 88 juga merupakan bagian produk kepentingan international terkait isu perang terhadap terorisme yang didengungkan Amerika Serikat (AS).

Pada kondisi yang sama, Musthofa juga mengkritik sikap kepolisian yang tidak memasukkan kelompok separatis papua ke dalam daftar terorisme. Menurutnya, sikap kepolisian itu sangat diskriminatif terhadap umat Islam.

Seharusnya menurut dia, sikap seseorang atau kelompok yang menyebarkan teror di masyarakat itulah definisi teroris yang sebenarnya. Dari situ Musthofa menilai, korban penembakan kelompok separatis Papua yang menewaskan 8 anggota TNI seharusnya sudah pantas disebut teroris.

“Apa karena Papua itu mayoritas non Muslim jadi mereka tidak disebut teroris? Apakah teroris itu hanya untuk umat Islam?” tandasnya.

Musthofa berharap umat Islam di Indonesia jangan berputus asa untuk mengevaluasi kinerja Densus, meski pembubaran Densus bukan pula hal yang mustahil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:densusicafkekerasanMUIold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negeri Tanpa Hutang
Tulisan selanjutnya Hidayatullah Papua Barat Luncurkan Laman Web

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

Lentera Hidup
30 Juni 2026 10:26
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?