Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Amien: Soal Terorisme Harus Disertai Bukti

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 September 2003 10:47 10:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 September 2003 10:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua MPR Amien Rais menilai pengungkapan rencana teror merupakan langkah yang memang harus ditempuh oleh pihak intelijen, mengingat salah satu fungsi intelijen adalah fungsi preventif dan deteksi. Namun begitu Amien mengingatkan laporan itu hendaknya disertai bukti kuat. Kalau temuan tersebut diungkap kepada masyarakat internasional, saya kira tidak apa-apa. Karena masalah terorisme bukan lagi masalah regional maupun lokal, tetapi sudah menjadi masalah internasional, tegasnya. Hal tersebut diungkapkannya kepada wartawan di sela-sela acara Tingalan Jumenengandalem Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono (PB) XII di Keraton Kasunanan Surakarta, Senin (29/9). Amien berharap intelijen Indonesia menjalin kerja sama dengan Australia Federation Police (AFP) dan intelijen dari negara lain. Namun dia menyesalkan hingga kini pemerintah Indonesia belum melaksanakan kerja sama di bidang intelijen tersebut dengan negara lain, seperti AFP, FBI maupun Scotland Yard. Ingatkan Ngruki Secara terpisah, Ketua Tim Pembela Muslim (TPM), M Mahendradatta SH, mengungkapkan data intelijen yang menyebutkan JI akan melakukan teror bom di Indonesia, harus diwaspadai. Menurutnya, data itu kemungkinan benar dan sengaja dibuat oleh pihak-pihak yang ingin memecahbelah umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Saya minta umat Islam di Indonesia, khususnya keluarga besar Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Solo untuk waspada dan berhati-hati terhadap data intelijen itu. Saya khawatir, biasanya kalau sudah dilansir di media masa asing, itu bisa terjadi. Selalu yang tahu data intelijen adalah media asing terlebih dahulu, ujar Mahendradatta pada Solo Pos, Senin (29/9) kemarin. Menurutnya, teror bom sengaja dibuat karena upaya memojokkan umat Islam terhambat oleh penentangan-penentangan para tokoh masyarakat maupun ulama di Indonesia. Setiap ada penentangan, umat Islam selalu dijatuhkan mentalnya dengan kegiatan teror. Dia menduga, teror itu dilakukan oleh pihak-pihak yang terus menginginkan perpecahan di kalangan umat Islam. Dicontohkannya, sebelum terjadi peristiwa bom Bali pada Oktober 2002, sempat diungkap di media asing. Bom Bali dibuat saat simpati umat Islam terhadap pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Ustad Abu Bakar Baasyir, meningkat. Soalnya, tuduhan-tuduhan yang dilontarkan Singapura mulai dilecehkan. Jadi bom dibuat untuk mementahkan simpati masyarakat…. Sebelum terjadi peledakan bom di Hotel JW Marriott pun, ujar Mahendra, terjadi hal yang sama yakni terlebih dahulu dilansir media asing. Bom terjadi saat persidangan terhadap Ustad Baasyir mulai menemukan titik terang, saat yang bersangkutan tidak bersalah. Oleh karena itu untuk menyudutkan Ustad Basyir, dibuatkanlah bom Marriott. (SP)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gedung Putih Dituding Praktek Kotor
Tulisan selanjutnya Nafa Pilih Murtad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?