Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Umat Islam Mayoritas Tetapi Masih Minoritas Secara Kualitas

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Mei 2015 08:25 8:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Mei 2015 08:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) Adnin Armas merasa prihatin terhadap kondisi umat Islam di Indonesia saat ini. Pasalnya, Indonesia merupakan negara yang jumlah penduduknya mayoritas muslim, tetapi secara kualitas justru minoritas (sedikit, red).

“Ironis, umat Islam itu mayoritas secara angka tetapi minoritas secara kualitas,” kata Adnin saat memberikan tausyiah dalam acara tabligh akbar bertajuk “Untuk Indonesia yang Lebih Beradab” di Ruang Utama Masjid Raya Pondok Indah Jakarta Selatan, belum lama ini.

Adnin mengungkapkan terkait dengan kenyataan yang ada, jumlah umat Islam di Indonesia mencapai sekitar 80 persen. Namun, jumlah tersebut tidak diikuti dengan kualitas. Akibatnya umat Islam tertinggal di berbagai sektor kehidupan seperti ekonomi, politik, budaya dan lain sebagainya.

“Jika umat terbaik seperti yang ada dalam al-Quran, tetapi mengapa kita secara politik tertolak, secara ekonomi tertinggal jauh, dan secara budaya krisis identitas. Saat ini banyak anak-anak Muslim yang kebarat-baratan,” imbuh Adnin.

Lebih lanjut lagi, Adnin memaparkan jika umat Islam pernah mengalami masa kejayaan di zaman Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam dan para sahabatnya. Meskipun, lanjutnya, jumlah umat Islam saat itu tidak terlalu banyak.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tetapi, saat ini umat Islam justru menjadi minoritas meskipun jumlahnya mayoritas,” tegas Adnin.

Menurut Adnin zaman dahulu (zaman Rasulullah, red) umat Islam dapat meraih kejayaan hingga digelari sebagai umat yang terbaik karena umat Islam (para sahabat, red) saat itu mau mempersembahkan kehidupan (apa yang mereka miliki, red) untuk Islam.

“Berbanding terbalik dengan kondisi kita saat ini, banyak dari aktivitas kita yang tidak dipersembahkan untuk agama Allah ini (Islam, red),” ungkap Adnin.

Karena perilaku umat Islam yang demikian, baik dalam wilayah Nusantara maupun secara global. Maka, menurut Adnin, yang akhirnya menjadikan kemuliaan hidup jauh dari umat Islam itu sendiri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:INSISTSumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masyarakat yang Pro dan Kontra Hukuman Mati Terpidana Narkoba
Tulisan selanjutnya JITU Gelar Pelatihan Jurnalistik Untuk Mahasiswa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Berita
25 Juni 2026 11:39
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?