Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juni 2026 13:06 1:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juni 2026 13:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas kesehatan Prancis, hari Rabu (24/6/2026), mengumumkan kasus terkonfirmasi pertama infeksi virus Ebola di wilayahnya, yang dibawa oleh seorang dokter yang pulang dari Republik Demokratik Kongo.

Kasus Prancis itu merupakan yang pertama diidentifikasi di luar Benua Afrika untuk masa wabah kali ini, yang juga menjangkiti Uganda dan melibatkan varian langka dari virus tersebut, yang dikenal sebagai Bundibugyo, yang belum ada obat atau vaksinnya.

Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasien tersebut sudah ditempatkan dalam isolasi dan dalam kondisi stabil.

Menurut orang-orang terdekatnya, situasi tersebut dipantau “dengan sangat cermat” oleh Perdana Menteri Sébastien Lecornu.

Investigasi sedang dilakukan untuk mengidentifikasi kontak potensial, guna menentukan siapa yang akan diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 21 hari.

Baca Juga

Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat

Ketika dihubungi kantor berita AFP, Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi bahwa kasusnya diidentifikasi di wilayah Prancis daratan (bukan di koloni atau teritorinya di seberang laut). Kementerian juga mengatakan sudah mengadakan sistem pemantauan bagi para pekerja bantuan kemanusiaan yang masuk ke wilayahnya.

Pada tahun 2014, ketika terjadi wabah Ebola di Afrika Barat, dua pasien dirawat di Prancis, tetapi setelah didiagnosa di luar negeri. Kala itu, beberapa kasus juga terdeteksi di Amerika Serikat dan Inggris.

Menurut Kementerian Kesehatan Prancis, hasil asesmen European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) menunjukkan risiko penularan Ebola masih rendah di kalangan pemukim dan pelancong Eropa yang bepergian ke daerah-daerah di mana terjadi penularan aktif, dan sangat rendah di kalangan populasi Eropa pada umumnya.

Wabah Ebola di RD Kongo kali ini dideklarasikan pada 15 Mei setelah beberapa kematian misterius terjadi di Provinsi Ituri wilayah bagian timur negara itu yang kaya akan mineral tetapi rawan konflik.

Penyakit itu sejauh ini sudah menjangkiti 1.048 orang menurut data resmi, dan menyebabkan 267 kematian di negara yang termasuk termiskin di dunia itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
Tulisan selanjutnya Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Permendag no 20
Berita

KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Berita
2 November 2026 14:59
Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang

Terbaru

  • Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
  • Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
  • Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII

5 November 2026 18:51
Berita

Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah

5 November 2026 18:14
Berita

Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat

5 November 2026 17:54
Berita

Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

5 November 2026 17:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?