Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

ADI Aceh Adakan Safari Dakwah Perbatasan, Bendung Pemurtadan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Mei 2015 08:43 8:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Mei 2015 08:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bersinergi dengan BKM Ibnu Sina Rumah Sakit Zainoel Abidin dan Rumah Zakat, Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh yang bernaung dibawah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) melakukan kegiatan Safari Dakwah Perbatasan.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari terhitung dari 15-17 Mei 2015 yang dipusatkan di Desa Napagaluh kecamatan Daunau Paris Aceh Singkil yang merupakan daerah perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara, merupakan daerah minoritas Muslim dari 140 KK hanya 20 KK saja Muslim.

Kegiatan tersebut dibungkus dalam beberapa kegiatan yaitu Pengobatan Massal Gratis, Ruqyah Syar’iyyah, penyaluran kornet superqurban, penyaluran sembako dan ceramah agama.

Dr. Abizal Muhammad yati, Lc, MA selaku ketua Tim memamparkan kegiatan ini sengaja dilakukan untuk membendung arus pemurtadan yang gencar dilakukan oleh misionaris di daerah perbatasan tersebut, para misionaris giat melakukan pengobatan gratis, pembiayaan operasi bagi yang tidak mampu dan bantuan sembako.

“Namun dibalik kegiatan tersebut banyak diselipkan program tersembunyi, sehingga banyak yang terpengaruh dengan aksi-aksi terebut sehingga sebagian ada yang meninggalkan Islam (murtad, red), bahkan sebagian mualaf yang ada disana kembali kepada agama asalnya karena tidak adanya pembinaan,” ujarnya.

Disamping itu pula bebasnya pergaulan telah mempengaruhi muda-mudi Islam sehingga mereka terjebak hubungan dengan muda-mudi non Muslim yang ujung-ujungnya menikah dengan pasangan yang bukan Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Mau tidak mau terpaksa melepas agama Islam karena paksaan dari pasangannya yang mensyaratkan harus memeluk agama yang dianutnya.”

Sementara dr. Nurkhalis SpJP-FIHA, selaku Ketua BKM Masjid Ibnu Sina dari rumah sakit Zainoel Abidin yang ikut langsung dalam rombongan tersebut mengungkapkan bahwa pengobatan massal yang dilakukan sangat efektif, para masyarakat sangat antusias datang untuk berobat sehingga jumlah yang datang untuk berobat melebihi dari target yang direncanakan, tidak hanya umat Islam yang hadir, bahkan sebagian dari non muslim yang menetap di daerah tersebut juga ikut berobat.

“Kami tidak hanya sekedar memberikan obat, tapi kami juga menyelipkan nasehat-nasehat untuk menjaga aqidah dan shalat. Kita harus mengambil peran besar dalam hal ini sehingga mampu membalikkan angka jumlah Muslim minoritas menjadi mayoritas tambahnya,” ujar Nurkhalis.

Sementara Tgk. Jamaluddin selaku da’i yang ditempatkan di desa tersebut sudah 6 tahun lebih beliau mengabdi untuk berdakwah. Saat ini, ia tinggal di sebuah rumah yang tidak layak huni dengan istri dan dua orang anaknya.

Ia mengaku, selama ini tidak adanya perhatian pemerintah dan organisasi Islam tentang daerah perbatasan, padahal banyak Muslim terancam akidahnya karena tidak terbina.

“Mayoritas mereka berada diibawah garis kemiskinan, dai tidak memiliki rumah yang layak. Tidak semua desa memiliki dai apalagi jarak satu dengan desa lainnya sangat berjauhan sehingga sulit dijangkau, “ ujarnya.

Salah satu mullaf menyebutkan bahwa mereka sangat mengharapkan kehadiran dai di desa mereka, dulu sudah pernah ada dai tapi sudah pergi, sehingga banyak anak-anak yang belum bisa membaca Al-Qur’an, banyak muallaf tidak shalat karena mereka tidak tau tatacara shalat.

Kegitan ditutup pada malam harinya dengan cermah agama yang sisampaikan oleh Dr. Abizal Muhammad Yati, Lc, MA. Dalam ceramhanya ia memberikan pesan untuk pentingnya mempertahankan akidah sehingga tidak terpengaruh dengan iming-iming apapun, menjaga shalat, menutup aurat dan tidak kembali pada kebiasaan-kebiasaan buruk pada masa dahulu.

Diperkirakan Jamaah yang hadir lebih dari 350 orang dari berbagai desa yang ada di kecamatan tersebut yang menyesaki masjid yang dibangun oleh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) hingga ke luar areal masjid.

Salah satu jamaah dari kalangan ibu-ibu menyebutkan bahwa ceramah sangat menyentuh, sehingga banyak dari jamaah yang meneteskan air mata, kami berharap kegiatan ini harus berlanjut tidak hanya sampai disini, karena kami memang benar-benar haus akan ilmu agama dan butuh perhatian khusus dari saudara-saudara muslim lainyya tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehADIddiiDewan dak'wah Islamiyah IndonesiaMuallafpemurtadanRumah Zakat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hafidz Qur’an Ini Tanggapi Bacaan Quran Langgam Jawa
Tulisan selanjutnya Gratiskan SPP, STIS Buka Peluang Calon Dai dan Daiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja

Berita
11 Juni 2026 13:00
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?