Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Raplh Boys Bantah Bantuan AS Akan Digunakan Teror

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2003 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Oktober 2003 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Duta Besar (Dubes) AS Ralph L. Boys membantah, bahwa bantuan-bantuan pemerintah AS ke sejumlah pesantren di Indonesia, digunakan untuk kegiatan terorisme. Dana-dana bantuan pemerintah AS itu, katanya, dimaksudkan untuk membantu kegiatan pendidikan di Indonesia. Boys mengungkapkan pernyataan itu usai menjadi pembicara dalam seminar internasional bertajuk Dialog Inter Kultur Peradaban di Universitas Islam Negeri (UIN), Ciputat, Jakarta, Kamis (9/10). Dana yang diberikan kepada pesantren itu, tidak berkaitan secara tidak langsung dengan terorisme. Dana itu untuk meningkatan kehidupan sosial masyarakat di Indonesia, tukas Boys. Bantuan dana untuk pesantren-pesantren itu, aku Dubes AS itu, memang membuat banyak spekulasi. Tetapi dana itu dimaksudkan untuk membantu pendidikan Indonesia, cetusnya tidak jelas. Nuansa Politis Beberapa saat lalu, sejumlah tokoh Islam meminta masyakarat mewaspadai bantuan dari sejumlah negara asing ke beberapa lembaga pendidikan di Indonesia dengan alasan untuk meredam radikalisme. Wakil Ketu DPR RI AM Fatwam mengatakan bantuan semacam itu sangat perlu bernuansa politis. Seperti telah diberitakan, Sabtu (4/10/03) lalu, Australia mengatakan pihaknya sedang meninjau kembali bantuannya kepada sekolah Indonesia. Selain Australia, sejumlah negara seperti ASs dan Inggris kini tengah mengucurkan ratusan juta dolar ke beberapa lembaga pesantren guka mengekang pengaruh apa yang sebut AS sebagai muslim garis keras dalam sistim pendidikan di Indonesia. Salah satu koran Autralia, Weekend Australian mengatakan, Washington merencanakan untuk mengeluarkan sebanyak 250 juta dolar Australia (170 juta dolar AS). Sedang Australia sedang menyiapkan 12 juta dolar per tahun yang disumbangkannya kepada sekolah Indonesia. Selain melalui pesantren, negara asing juga melibatkan dan mendanai kelompok-kelompok Islam yang selama ini berkedok ‘Islam moderat’. Meski kebanyakan pendanaan dari negara Aran digunakan untuk membangun pesantren dan dakwah, AS kerap menuduh negara Timur Tengah sebagai penyumbang utama pendanaan terorisme. Sebaliknya, bantuannya ke beberapa lembaga pendidikan dan pesantren tak pernah mau dikait-kaitkan dengan terorisme. (afp/ant/swara/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pastika Dan Beberapa Perwira Polri Akan Mendapat Penghargaan Australia
Tulisan selanjutnya Masjid Terbesar Di Eropa Diresmikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?