Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KH. Ma’ruf Amin: Para Pemimpin Wajib Penuhi Janjinya

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Juni 2015 08:25 8:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Juni 2015 08:25
Bagikan
pancasila al-quran
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Ma'ruf Amin
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Ma’ruf Amin mengatakan bahwa para ulama sepakat pemimpin yang berjanji akan melaksanakan sesuatu tetapi tidak sesuai dengan ajaran agama dan bertentangan dengan ajaran agama maka, umat tidak boleh melaksankan apa yang diperintahkan.

“Misalnya, mengajak berbuat maksiat kepada Allah jelas tidak boleh,” kata KH. Ma’ruf saat menjadi pembicara pada acara diskusi dengan tema “Janji Pemimpin Dalam Tinjauan Fikih Dan Kondstitusi” di Aula Lantai 4 Kantor MUI Menteng Jakarta Pusat, Kamis (04/06/2015).

KH. Ma’ruf mengatakan andaikan ada pemimpin yang mengambil langkah-langkah dan bertentangan dengan agama Islam maka haram bagi umat untuk taat pada kepemimpinannya.

“Misalnya pemimpin yang melegalkan prostitusi, pelacuran, perzinahan dan seterusnya. Itu jelas harus ditolak,” tegas KH. Ma’ruf.

Sementara itu, kata KH. Ma’ruf kalau ada pemimpin yang berjanji dan tidak bertentangan dengan syariat Islam, tidak mengajak maksiat kepada Allah dan bahkan justru akan membawa kemaslahatan bagi umat, entah itu presiden, gubernur, walikota dan sebagainya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Lalu dia berjanji kalau saya menjadi pemimpin maka saya akan begini, begini, dan begini. Lalu, dia menjadi pemimpin betulan, itu bagaimana? Nah, hal itu jadi suatu perdebatan,” ujar KH. Ma’ruf.

Pertama, KH. Ma’ruf mengatakan ada yang mengatakan umat haram, artinya tidak boleh melaksanakan apa yang dia perintahkan. Dan, lanjutnya, kalau dia kemudian melanggar janjinya itu tidak perlu diturunkan, atau dima’zulkan selama tidak memerintahkan sesuatu yang membawa kepada kebatilan.

“Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa umat harus melaksanakan apa yang diperintahkannya sebagaimana pendapat Umar bin Abdul Aziz,” jelas KH. Ma’ruf.

Karena itu, menurut KH. Ma’ruf, dia (pemimpin) harus melaksanakan janji-janjinya itu dan wajib. Kalau tidak, dia berdosa kecuali ia tidak melaksanakan janji-janjinya itu karena ada hambatan atau halangan syar’i.

“Kalau saya lebih cenderung kepada pendapat yang wajib, kalau digantung nanti orang tasahul, lalu sedikit-sedikit ganti. Nanti yang ada cuma janji palsu belaka,” pungkas KH. Ma’ruf.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KH ma'ruf AminMajelis Ulama Indonesiamemenuhi janjiMUIpemimpin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertemuan Bisnis Besar Dibatalkan Saudi karena Pernyataan Anti-Islam oleh Petinggi Rep.Ceko
Tulisan selanjutnya wudhu MUI: PBB dan ASEAN Harus Desak Myanmar Akui Muslim Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?