Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PP Salafiyah Syafi’iyah Mufaraqah, Ajak NU Kembali pada Khittahnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2015 08:30 8:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2015 09:45
Bagikan
Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Asembagus Situbondo
Bagikan

Hidayatullah.com – Kabar mengejutkan datang dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, yang menyatakan melepaskan diri dari semua tanggung jawab terhadap organisasi Nahdlatul Ulama (NU) atau dikenal dengan istilah mufaraqah.

Lahirnya sikap mufaraqah oleh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah tidak terlepas kejanggalan yang terjadi pada penyelenggaraan Muktamar NU ke-33 di Jombang beberapa waktu lalu.

Demikian disampaikan KH. Achmad Fadhoil, Sekretaris Pesantren Salafiyah Syafi’iyah saat dihubungi hidayatullah.com, Selasa pagi (22/09/2015).

Kiai Achmad Fadhoil menegaskan keputusan mufaraqah yang diambil merupakan ikhtiar yang telah dikaji secara lahiriyah dan batiniyah.

“Keputusan ini diambil setelah adanya ikhtiar melalui pengkajian secara lahiriyah mapupun batiniyah. Serta bertawassul kepada para Ulama pendiri NU,” papar Kiai Achmad.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Melihat kondisi NU saat ini, Kiai Achmad menyampaikan bahwa organisasi ini harus kembali kepada khittahnya, sebagaimana dulu pada Muktamar tahun 1986 di Sukorejo.

“Muktamar 1984 lalu menorehkan satu sejarah perjalanan Nahdlatul Ulama bahwa organisasi ini harus kembali kepada khittahnya setelah adanya tarik menarik politik,” papar Kiai Achmad.[baca: KH. Azaim Ibrahimy: Benar Kami Keluarkan Maklumat Mufaraqah Hasil Muktamar NU ke-33]

Lebih lanjut Kiai Achmad menjelaskan bahwa situasi yang terjadi saat ini di Nahdlatul Ulama, tidak saja ada kepentingan politik. Tetapi juga hal lainnya yang dianggap menggangu khittah NU seharusnya.

“Pada saat ini tidak hanya politik, tapi banyak sekali hal lain yang mengindikasikan untuk NU harus kembali kepada khittahnya lagi,” imbuhnya.

Kiai Ahmad berharap, apa yang telah dilakukan melalui pertemuan-pertemuan para ulama NU. Nantinya mampu menjadi membawa kemaslahatan bagi organisasi Nahdlatul Ulama.

“Harapannya beberapa pertemuan yang sudah dilakukan untuk bisa ditindaklanjuti demi kemaslahatan NU kedepannya,” pungkas Kiai Achmad.

Sejarah mufaraqah di tubuh NU bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya, pada Mukamar NU ke-28 di Krapyak, Yogyakarta tahun 1989, saat itulah KHR. As’ad Syamsul Arifin yang dikenal kharismatik dan memiliki pengaruh luar biasa, menyatakan mufaraqah terhadap kepemimpinan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Menurut pandangan Kiai As’ad Syamsul Arifin, Gus Dur, ibarat imam shalat, yang sudah batal karena kentut. Karena itu, tak wajib baginya bermakmum kepadanya.*/Yahya G. Nasrullah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:khittahmemisahkan dirimufaraqahNahdhatul UlamaNUPP Salafiyah Syafi'iyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Untaian Bunga Gadis Suriah
Tulisan selanjutnya Paus Koptik Tawadros II akan Kunjungi Ethiopia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?