Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

“Terompet Al-Quran dan Kebenaran Islam [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Desember 2015 11:45 11:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2015 13:30
Bagikan
Bukti terompet bersampul Al-Quran yang dipegang polisi ini beredar luas di media sosial
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Oleh: Qosim Nursheha Dzulhadi

2. Al-Quran lebih utama dan sempurna

Karena Al-Quran disebutkan oleh Allah sebagai sebaik-baik perkataan (ahsan al-hadits): kitab yang ayat-ayatnya mirip, bahkan berulang-ulang. Kulit orang-orang yang beriman dan takut kepada Allah menjadi merinding, bergetar dibuatnya (Qs. Al-Zumar [39]: 23). Dan keutamannya ini dilihat dari dua titik penting: (a) Al-Quran menjelaskan segala sesuatu (tibyan likulli syai’, Qs. Al-An’am [6]: 38, al-Nahl [16]: 89) dan (b) membimbing manusia ke arah yang dapat merealisasikan kesempurnaan dunia dan akhirat (Qs. Al-Isra’ [17]: 9).

3. Al-Quran Bongkar Fakta Bible

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Fakta yang dimaksud adalah tentang adanya distorsi dan interpolasi di dalam Bible. Kebenaran Bible “digelapkan” dan disembunyikan oleh kaum Ahli Kitab, Allah kemudian infokan kepada kita (Qs. 6: 91). Ketika ajaran Allah dilupakan oleh kaum Kristen, sehingga lupa tepati janji taat kepada-Nya, Allah juga beritakan kepada ummat ini (Qs. 5: 14). Dan ketika Bible dipalsukan, Allah juga khabarkan kepada ummat ini (Qs. 2: 79).

Selain itu, Al-Quran juga menolak dogma Yahudi dan Kristen yang menyatakan bahwa mereka adalah anak-anak Allah dan para kekasih-Nya. Begitu juga masalah klaim mereka sebagai bangsa paling berhak atas al-Quds. Semuanya dikritik oleh Allah dalam Al-Quran (Qs. 5: 18).

Doga penyaliban Kristus (al-Masih) juga dibatalkan oleh Al-Quran (Qs. Al-Nisa’ [4]: 157-158). Sehingga dengan tegas pula Allah katakan dalam Al-Quran bahwa siapa saja yang meyakini al-Masih adalah anak Tuhan (son of God) dan dia Tuhan itu sendiri, dia telah ‘kafir’ (Qs. Al-Taubah [9]: 30, 5: 17).

Ketiga, mereka takkan berhenti memurtadkan

Hujatan terhadap Al-Quran yang terjadi di Kendal sejatinya bukan lingkar estafet pertama dari penistaan. Allah juga sudah jelaskan kepada ummat ini tentang visi-misi musuh-musuh Islam itu, “…mereka memang tidak akan berhenti memerangi kalian, sampai kalian murtad dari agama kalian dari agama kalian, jika mereka mampu melakukannya….” (Qs. Al-Baqarah [2]: 217).

Untuk itu Allah ingatkan bahwa siapa saja diantara ummat ini ada yang murtad dari agamanya, lalu mati, maka dia mati dalam keadaan kafir. Bukan hanya itu, seluruh amalnya habis: baik di dunia apalagi di akhirat. Akhirnya, mereka masuk neraka dan kekal di dalamnya (Qs. 2: 217).

Keempat, tujuan mereka

Apa yang dilakukan oleh kaum kafir dalam menghujat dan menista Al-Quran tentu bukan tanpa tujuan. Selain maskus memurtadkan, sebagaimana dijelaskan sebelumnya, tentu ada maksud dan tujuan lain. Diantaranya adalah untuk menjauhkan ummat Islam, bahkan seluruh manusia, dari Al-Quran. Dan tujuan inilah yang menjadi sasaran inti kaum musyrik di Mekah. Caranya juga sangat massif: manusia dipalingkan agar tidak mendengar ajaran Al-Quran, bertepuk tangan ketika Al-Quran dibacakan, menyebarkan isu palsu dan berbagai rekayasa. Kata Allah, “Orang-orang kafir berkata: ‘Jangan kalian dengarkan Al-Quran ini. Acuhkan saja, agar kalian beroleh kemenangan.” (Qs. Fusshilat [41]: 26).

Dengan kasus penistaan terhadap Al-Quran ini, ummat Islam seharusnya sadar bahwa agama mereka benar. Karena itu banyak yang tidak suka. Wallahu A’lam bis-Shawab.*

Penulis adalah staf pengajar di PP. Ar-Raudhatul Hasanah, Medan-Sumatera Utara

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bibleKendalkomnas HamManager Nasutionsampul Al-Qurantahun baruTerompet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Larang Syeikh Raid Shalah Masuk al-Quds
Tulisan selanjutnya Hidayatullah Desak Aparat Selidiki Aktor Di Balik Pembuatan Terompet Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?