Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Selama Ramadhan, Musik, Tabuh-Tabuhan dan Joget Dilarang di Gambia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juni 2016 08:48 8:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2016 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Gambia telah melarang musik, tabuh-tabuhan dan joget selama bulan suci Ramadhan, dan karena takut diciduk warga mematuhi peraturan itu, kata polisi.

Warga di negara kecil di bagian barat Afrika itu diminta melaporkan siapa saja yang melakukan aktivitas-aktivitas terlarang itu selama bulan puasa ke pihak berwenang, kata seorang juru bicara pemerintah hari Senin (13/6/2016).

“Warga mematuhi polisi dalam hal larangan tabuh-tabuhan dan joget selama bulan Ramadhan ini, sehingga sejauh ini belum ada satu pun orang yang ditangkap polisi karena melanggar,” kata juru bicara kepolisian Lamin Njie kepada AFP seperti dilansir Aljazeera.

Sebuah pernyataan dari kepolisian yang dirilis pekan lalu menyebutkan bahwa segala macam acara yang melibatkan musik, tabuh-tabuhan dan joget dilarang bagi siang maupun malam hari. Siapapun yang melanggar akan berhadapan dengan hukum tanpa kompromi.

Gambia adalah negara kecil di Afrika bagian barat bekas koloni Inggris. Negara itu memiliki populasi hampir 2 juta, dengan 90 persen Muslim, 8 persen Kristiani dan 2 persen penganut kepercayaan lokal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Yahya Jammeh, 50, seorang perwira militer dan bekas pegulat, memegang kekuasaan di negara itu sejak kudeta 1994. Pada bulan Desember 2015 dia menyatakan bahwa Gambia menjadi sebuah negara Islam. Namun, dia menegaskan bahwa hak-hak warga Kristen dan minoritas akan dihormati, dan wanita tidak akan ditangkap karena aturan berpakaian.

Selama berkuasa, Jammeh mengeluarkan sejumlah keputusan dan pernyataan yang dianggap sebagian kalangan kontroversial. Seperti beberapa negara di Afrika lainnya, pemerintahan Jammeh bersikap keras terhadap homoseksualitas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemberian Allah lebih Besar dari Pengorbanan Manusia
Tulisan selanjutnya Pejabat Internasional Puji Peran dan Dukungan Kemanusiaan Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?