Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uganda Sahkan Rancangan Undang-Undang yang akan Penjarakan Pelaku Homo dan Gay

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Maret 2023 06:02 6:02 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Maret 2023 04:00
Bagikan
Uganda Gay Homo
Bendera Pelangi LGBT
Bagikan

Hidayatullah.com — Parlemen Uganda mensahkan rancangan undang-undang yang akan memenjarakan pelaku homo dan gay seumur hidup. Bahkan pelaku perilaku tersebut dapat dihukum mati dalam keadaan tertentu.

Rancangan undang-undang tersebut adalah salah satu UU anti-gay terberat di Afrika.

Tindakan homoseksual sudah ilegal di Uganda namun undang-undang ini memperkenalkan banyak tindak pidana baru.

Selain membuat identifikasi sebagai gay ilegal untuk pertama kalinya, teman, keluarga, dan anggota komunitas akan memiliki tanggung jawab untuk melaporkan individu yang berhubungan sesama jenis kepada pihak berwenang.

Dukungan yang luas di Parlemen Ugandan membuat RUU anti-gay berhasil disahkan pada Selasa malam (21/03/2023).

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

RUU tersebut sekarang akan diserahkan kepada Presiden Yoweri Museveni yang dapat memilih untuk menggunakan hak vetonya – dan menjaga hubungan baik dengan donor dan investor Barat – atau menandatanganinya menjadi undang-undang.

Dia telah membuat beberapa komentar mengecam gay dan homo dalam beberapa pekan terakhir, dan juga mengkritik negara-negara Barat karena menekan Uganda atas isu tersebut.

Versi final RUU tersebut belum dipublikasikan secara resmi, tetapi unsur-unsur yang dibahas di parlemen meliputi:

  • Seseorang yang didakwa karena child grooming atau memperdagangkan anak-anak dengan tujuan melibatkan mereka dalam kegiatan homoseksual menghadapi hukuman penjara seumur hidup
  • Individu atau lembaga yang mendukung atau mendanai kegiatan atau organisasi hak-hak LGBT, atau menerbitkan, menyiarkan dan mendistribusikan materi dan literatur media pro-gay, juga menghadapi tuntutan dan hukuman penjara
  • Grup media, jurnalis, dan penerbit menghadapi tuntutan dan hukuman penjara karena menerbitkan, menyiarkan, mendistribusikan konten apa pun yang mengadvokasi hak-hak gay atau “mempromosikan homoseksualitas”
  • Hukuman mati untuk apa yang digambarkan sebagai “homoseksualitas yang diperparah”, yaitu pelecehan seksual terhadap anak, orang cacat atau orang yang rentan, atau dalam kasus di mana korban serangan homoseksual terinfeksi penyakit seumur hidup
  • Pemilik properti juga menghadapi risiko dipenjara jika tempat mereka digunakan sebagai “bordil” untuk tindakan homoseksual atau aktivitas hak minoritas seksual lainnya

Hubungan sesama jenis dilarang di sekitar 30 negara Afrika, di mana banyak orang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan sosial yang konservatif.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gayhomoseksuallgbtRUU Anti LGBTUganda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya YouTuber Terkenal dan Binaragawan Vegan Memeluk Islam Dipandu Syeikh Ustman Farooq
Tulisan selanjutnya Bulan Ramadhan Ini Hanya Perempuan, Anak-anak dan Orang Tua yang Boleh Masuk Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?