Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei: Brexit Tidak baik untuk Bisnis, kata Pengusaha Swedia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 November 2017 11:57 11:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 November 2017 11:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan asal Swedia yang beroperasi di Inggris tidak yakin kesepakatan Brexit akan dicapai pada akhir 2019, dan Brexit berdampak buruk bagi investasi di Inggris.

Survei, yang dilakukan oleh periset pasar Ipsos MORI bekerja sama dengan Kamar Dagang Swedia dan 12 kamar dagang asing di Inggris, mengungkap gambaran buruk bagi iklim bisnis di Inggris terkait dengan keputusan negara itu untuk keluar dari persekutuan Uni Eropa.

Dilansir The Local Jumat (3/11/2017), sekitar 78 persen dari 112 perusahaan Swedia yang ikut serta dalam survei mengaku “sangat tidak yakin” atau “tidak yakin sama sekali” bahwa Inggris akan menenui hasi positif pada Maret 2019, batas akhir kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa.

Setengah dari mereka juga mengatakan yakin Brexit akan memberikan dampak negatif bagi investasi di kerajaan itu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Akan tetapi, sepertiga dari perusahaan yang disurvei mengatakan Brexit tidak akan berdampak bagi investasi di Inggris atau lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah perusahaan besar asal Swedia beroperasi di Inggris, termasuk IKEA dan peritel pakaian H&M.

Ikea, yang membuka toko pertamanya di Inggris 30 tahun silam di kota Warrington, sudah mengatakan bahwa referendum Brexit mempengaruhi bisnis mereka, berupa pelemahan mata uang pound yang berdampak pada harga jual produknya.

Pada bulan Oktober, IKEA ikut bergabung dengan perusahaan-perusahaan besar internasional lain meminta kepada pemerintah Inggris agar dibuat “masa transisi” pascaBrexit, guna melindungi operasional usaha mereka di negara itu yang terombang-ambing akibat ketidakjelasan kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Hentikan Islam Safari Geert Wilders di Brussels
Tulisan selanjutnya Gus Solah: Menolak Komunisme Masa Radikal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Jaringan pipa minyak Libya Sharara ke pelabuhan Zawiya.
Berita

Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Berita
26 September 2026 09:29
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional

Terbaru

  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?