Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mantan Wakil Perdana Menteri Yordania: Kita Harus Siap Berhadapan Langsung dengan Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 Maret 2023 06:39 6:39 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 Maret 2023 07:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Mantan wakil Perdana Menteri Yordania mengatakan bahwa Kerajaan harus siap “berhadapan langsung” dengan Zionis Israel, lapor Quds Press.

Komentar mantan wakil Perdana Menteri, Mamdouh Al-Abadi, itu menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich yang mengklaim bahwa tidak ada bangsa seperti Palestina.

“Israel harus meminta maaf secara resmi atas pernyataan [Smotrich],” kata Al-Abadi kepada Quds Press. Dia menyebut tanggapan pemerintah Yordania terhadap pernyataan menteri Yahudi itu lemah.

“Kita harus bersiap untuk berhadapan langsung dengan Israel. Kita harus siap untuk wajib militer karena agenda semua pihak Israel termasuk menduduki Yordania,” tambah Al-Abadi, lansir MEMO pada Kamis (23/03/2023).

Dia bahkan meminta pemerintah untuk memutuskan hubungan dengan entitas pendudukan karena pernyataan Smotrich “membunuh perjanjian Perdamaian Wadi Araba.”

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Sementara, mantan kepala Pengadilan Yordania mengatakan bahwa hubungan antara Yordania dan Israel tidak akan berhasil selama ada Benjamin Netanyahu. “Masa depan hubungan antara Yordania dan Israel akan terus gagal selama Benjamin Netanyahu menjadi perdana menteri,” ujar Jawad Anani.

Untuk pertama kalinya, tambahnya, kementerian luar negeri di Amman mengklasifikasikan pernyataan tentang Yordania dan Palestina oleh seorang menteri Israel sebagai bertentangan dengan kesepakatan damai.

Anani mengatakan bahwa Netanyahu harus meminta maaf secara resmi atas pernyataan Smotrich karena dia adalah salah satu menteri dalam pemerintahan koalisinya. Dia juga meminta Yordania untuk meminta AS dan Uni Eropa untuk mengambil posisi tegas tentang apa yang dikatakan sayap kanan ekstrem itu, karena itu mengancam perjanjian damai yang ditandatangani mendiang Raja Hussein dan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin pada 1994.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Menteri Keuangan IsraelpalestinayordaniaZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikut Puasa, Mantan Juara MMA: Ini yang Membuat Muslim Dekat Tuhannya
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Buka Pendaftaran I’tikaf di Masjidil Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?