Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bos Pabrik Senjata Amerika di Kurdistan Iraq Jadi Terpidana Penyiksaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Mei 2023 17:03 5:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Mei 2023 17:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang warga Amerika Serikat divonis bersalah dalam dakwaan penyiksaan di pengadilan federal negara bagian Pennsylvania kerena tindakan brutalnya terhadap seorang pegawainya di pabrik senjata di Kurdistan Iran, kata Departemen Kehakiman AS hari Senin (22/5/2023).

Ross Roggio, 54, terancam hukuman penjara seumur hidup setelah dia divonis bersalah dalam dakwaan penyiksaan dan beberapa tuduhan lainnya di pengadilan federal di Pennsylvania pada hari Jumat lalu.

Pada 2015 Roggio membangun sebuah pabrik senjata untuk memproduksi senjata serbu otomatis M-4 di daerah Kurdistan di Iraq dengan menggunakan suku cadang yang didatangkan secara ilegal dari Amerika Serikat, kata Departemen Kehakiman dalam sebuah pernyataan.

Ketika itu seorang pegawainya asal Estonia, mempertanyakan perihal proyek berbau ilegal itu. Guna mencegah pria itu mengacaukan rencananya, menurut berkas dakwaan, Roggio kemudian menyewa anggota pasukan Kurdi untuk menculiknya.

Pria Estonia itu ditawan di sebuah kamp militer Kurdi selama 39 hari dan selama itu Roggio diduga beberapa kali melakukan interogasi dan penyiksaan, memerintahkan tentara Kurdi untuk melibas korban dengan selang, membungkus kepalanya dengan kantong plastik agar membuatnya sulit bernapas dan mengancam akan memotong jari-jarinya dengan alat potong.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

“Sedikitnya di satu kesempatan Roggio mengalungkan ikat pinggangnya ke leher korban, menghajarnya hingga tersungkur ke tanah, dan menggantung lehernya sehingga korban kehilangan kesadaran,” kata Departemen Kehakiman seperti dilansir AFP.

Roggio dan perusahaannya pada tahun 2018 dituntut dengan 37 dakwaan mengekspor secara ilegal suku cadang senjata api dan peralatan untuk menggarap proyek bisnisnya.
Tahun lalu Departemen Kehakiman menambahkan dakwaan penyiksaan dalam kasusnya, dengan menggunakan UU tahun 1994 tentang penyiksaan.

Hari Jumat pekan lalu Roggio divonis bersalah telah melakukan penyiksaan, konspirasi, ekspor senjata ilegal, pencucian uang dan sejumlah tuduhan lain.

Sejauh ini baru dua orang Amerika yang dijerat dengan UU penyiksaan tahun 1994 itu.

Pada 2009 sebuah pengadilan menghukum warga AS bernama Charles “Chuckie” Taylor, putra bekas pemimpin diktator Liberia Charles Taylor, dengan hukuman penjara selama 97 tahun atas penyiksaan-penyiksaan yang terjadi antara 1999 dan 2003 di negara Liberia.

Asisten Direktur FBI Luis Quesada mengatakan kasus ini berhasil dibawa ke pengadilan berkat keberanian korban untuk mengadukan penyiksaan yang dialaminya.

“Penyiksaan termasuk tindak kejahatan paling keji yang diselidiki FBI, dan bersama dengan mitra-mitra kami di Human Rights Violators and War Crimes Center, kami dengan tanpa lelah akan berusaha menegakkan keadilan,” kata Quesada.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatKurdistanpenyiksaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milad Owner Vanilla Hijab Bahagiakan Santri Quran dan Anak Yatim
Tulisan selanjutnya Jamaah Haji Tahun Ini Banyak Lansia, 4.000 Gunakan Kursi Roda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?