Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun 2036 Thailand akan Didominasi Lansia, Pemerintah Desak Pasangan Miliki Banyak Anak

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juli 2023 17:49 5:49 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Juli 2023 18:00
Bagikan
Pada tahun 2036 Thailand akan menjadi masyarakat yang sangat tua, tetapi menghadapi masalah angka kelahiran yang rendah
Bagikan

Hidayatullah.com—Setiap keluarga Thailand harus bertujuan untuk memiliki setidaknya dua anak untuk membantu menghentikan angka kelahiran yang menurun di negara itu, lapor Nation Thailand mengutip Direktur Jenderal Kesehatan Thailand Suwannachai Wattanayingcharoenchai.

“Setidaknya ada satu juta kelahiran di Thailand setiap tahun dari tahun 1963 hingga 1983, tetapi angka kelahiran turun menjadi 502.107 tahun lalu dan mungkin di bawah 500.000 tahun ini,” demikian kata Sewannachai.

Suwannachai Wattanayingcharoenchai menyampaikan hal ini untuk memperingati Hari Populasi Dunia pada hari Selasa.  Menurut Suwannachai Thailand bertransisi menjadi “masyarakat lanjut usia” dua tahun lalu, dan diperkirakan akan menjadi masyarakat “super-tua” pada tahun 2036. 

“Pada saat yang sama, jumlah lansia meningkat. Pada tahun 2021, Thailand akan menjadi masyarakat lanjut usia dengan individu berusia 60 tahun atau lebih yang merupakan 20 persen dari populasinya,” ujarnya.

“Pada tahun 2036 negara ini akan menjadi masyarakat yang sangat tua, dengan orang tua merupakan 30 persen dari populasinya, jika tren ini berlanjut,” kata dia.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

PBB mendefinisikan orang berusia 60 tahun atau lebih sebagai lansia. Ini mengklasifikasikan suatu negara sebagai “masyarakat lanjut usia” jika lebih dari 7% populasinya berusia di atas 65 tahun dan “masyarakat lanjut usia” jika jumlah penduduk berusia 65 tahun berlipat ganda menjadi 14%.

Sejak 2016, pemerintah Thailand telah mencoba mendorong masyarakat untuk memiliki lebih banyak anak, tetapi langkah tersebut tidak berhasil.

Langkah-langkah terbaru termasuk pembukaan lebih banyak pembibitan, pusat pengembangan anak untuk balita, meningkatkan cuti hamil, menaikkan usia pension, mempromosikan tabungan pensiun, paternitas, kebijakan kerja dari rumah dan pemberian jam kerja lebih fleksibel.

Direktur Biro Kesehatan Reproduksi, Bunyarit Sukrat, mengatakan ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mendongkrak angka kelahiran. Dia mengatakan pemerintah perlu menangani masalah ini secara komprehensif, dan langkah pertama adalah mengubah sikap anak muda dalam hal memiliki anak.

Namun Suwannachai mengatakan Thailand tidak sendirian dalam hal populasi yang menua. Menurutnya, lebih dari 120 negara lain juga mengalami hal yang sama.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:angka kelahiranbanyak anakHeadlinelansia Thailandpopulasi Thailandthailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Minta Sinergi Jaminan Produk Halal Meningkatkan Ekspor Indonesia ke Jepang
Tulisan selanjutnya 4 dari 5 Tahanan Anak Palestina Alami Penyiksaan dan Pemukulan di Penjara Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?