Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Malaysia Luncurkan Mesin Swalayan Membantu Rakyat Berpenghasilan Rendah

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Juli 2023 17:49 5:49 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Juli 2023 19:00
Bagikan
Menteri Perekonomian Rafizi Ramli (kedua, kiri) menunjukkan nasi lemak Pandan yang dibeli menggunakan mesin swalayan Prakarsa Pendapatan Rakyat (IPR) selama program HKI di Terminal One Bus Station, Seremban hari ini. (BERNAMA)
Bagikan

Hidayatullah.com—Setiap pagi sebelum jam sibuk di Kuala Lumpur (KL) Sentral, Amiruddin Ahmad Abdul Jalil terlihat mengisi mesin penjual otomatis merah dengan kotak makanan seperti epok-epok, kue lapis dan ketayap. Mesin tersebut terletak hanya beberapa meter dari restoran McDonald’s.

Pria berusia 28 tahun yang tinggal di Kuala Lumpur itu telah melakukannya selama hampir tiga bulan, sebelum bekerja di sebuah perusahaan swasta. Setiap boks makanan hanya dijual dengan harga RM2 (sekitar Rp 7.000), dengan puncak penjualan saat KL Sentral dipadati pengguna komuter yang ingin pergi bekerja.

Sore harinya, Amiruddin kembali ke KL Sentral untuk mengisi kembali mesin merah dengan kotak sosis gulung dan nasi campur, masing-masing dijual RM3 (setara Rp 10.000) dan RM5 ( setara Rp 16.000).

Sebagai hasil dari usahanya, Amiruddin – yang menyiapkan makanan bersama istrinya – menghasilkan pendapatan tambahan sebesar RM4,000 (Rp 13.500.000) setiap bulan dari program yang disebut Prakarsa Pendapatan Rakyat (IPR). IPR disusun oleh unit perencanaan ekonomi Kementerian Ekonomi Malaysia.

“Kesempatan ini sangat membantu mengurangi beban keuangan keluarga saya,” katanya kepada Mediacorp.

Baca Juga

Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’

Diluncurkan Februari lalu, prakarsa ini merupakan upaya untuk membantu orang miskin di Malaysia meningkatkan pendapatan mereka setidaknya RM2.000 (Rp 7.000.000) setiap bulan.

Sebanyak RM750 juta (Rp 2.479.000.000)  dialokasikan untuk program di bawah Anggaran 2023.

Di tengah upaya peningkatan kemampuan keluarga berpenghasilan rendah untuk menghidupi diri sendiri, program tersebut mendapat respon yang menggembirakan dari masyarakat yang mendambakan kehidupan yang lebih baik.

Ditanggung Pemerintah

Dalam peluncuran proyek IPR pada Februari lalu, Menteri Perekonomian Rafizi Ramli menggambarkan program tersebut sebagai “pancing” bagi rakyat untuk mencapai swasembada.

Ada tiga core di bawah proyek tersebut, yaitu Inisiatif Wirausaha Pangan (INSAN), Inisiatif Wirausaha Pertanian (INTAN), dan Inisiatif Operator Jasa (IKHSAN).

Amiruddin adalah peserta inisiatif Insan, yang menyediakan mesin swalayan kepada pedagang makanan untuk menjual makanan dan minuman di tempat-tempat strategis di seluruh negeri, seperti pusat transportasi dan rumah sakit.

Amiruddin mengatakan kepada Mediacorp bahwa dia melamar untuk bergabung dengan inisiatif tersebut segera setelah diluncurkan pemerintah.

Sebagai bagian dari prakarsa tersebut, pemerintah membayar sewa bulanan mesin tersebut selama dua tahun. Dengan model seperti ini, pedagang dapat menyimpan keuntungan yang dihasilkan dari penjualan.

Untuk memastikan harga yang wajar bagi pembeli, setiap kotak makanan tidak boleh dijual lebih dari RM5. Amiruddin memperkirakan hampir 90 persen makanannya dijual setiap hari, selebihnya diberikan kepada gelandangan atau untuk konsumsi sendiri.

Terdapat aplikasi mobile untuk memantau dan mencatat semua transaksi. Hal ini memudahkan pedagang untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk menambah stok.

Amiruddin mengecek sendiri vending machine tersebut sementara istrinya membersihkan mesin tersebut. (Foto: Fadza Ishak/CNA)

Hingga Juni, lebih dari 10.000 orang telah mendaftar program Insan. Sebanyak 100 mesin beroperasi, dengan target 5.000 mesin dari pemerintah hingga akhir tahun ini.

Dalam sebuah pertemuan di Negeri Sembilan awal bulan ini, Rafizi menyinggung topik mesin penjual otomatis, dengan mengatakan bahwa kelompok oposisi sempat menentang gagasan tersebut.

Rafizi mengatakan bahwa pada tahun 1970-an dan 1980-an, pemerintah membuka ruang, menyediakan warung atau toko untuk disewakan.

“Masalahnya sekarang biaya sewa mahal dan ruang terbatas. Jadi dekade demi dekade, bisnis perlu diubah. Mereka yang berjuang butuh tempat untuk berbisnis,” tegasnya.

Rafizi menambahkan bahwa biaya pengembangan kios bisa mencapai RM20.000 (setara Rp. 67.640.000) sedangkan ruang seperti itu awalnya sulit didapat. “Makanya kami putuskan tidak perlu gedung. Kami hanya butuh tempat untuk berjualan asalkan nyaman untuk masyarakat,” ujarnya.

“Lebih penting lagi, kami ingin memastikan bahwa mereka tidak perlu mempekerjakan siapa pun, membayar tagihan listrik, dan menunggu di sana sepanjang hari. Dari sudut pandang ekonomi, cara terbaik untuk membantu mereka adalah dengan menyediakan mesin swalayan,” kata dia.

Dia menambahkan bahwa jumlah minimum yang diperoleh pedagang adalah antara RM150 (setara Rp 500 ribu) hingga RM200 (setara Rp 661) per hari. “Bahkan ada yang membawa pulang RM600 (Rp 2 juta) sehari. Ada juga yang membawa pulang RM800 (Rp 2.600.000) sehari,” tambahnya.*/(cna, mediacorp)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIPRMalaysiamesin swalayanPrakarsa Pendapatan Rakyat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zabid: Rahasia Kota Abad Pertengahan yang Terungkap
Tulisan selanjutnya amalan bulan muharram Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

Berita
7 September 2026 19:11
Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia

Terbaru

  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS

10 September 2026 14:13
Berita

Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

10 September 2026 13:13
Berita

Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

10 September 2026 05:00
Berita

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

9 September 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?