Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Juni 2026 10:37 10:37 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Juni 2026 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ekspor senjata ‘Israel’ mencapai rekor tertinggi lebih dari $19 miliar pada tahun 2025. Angka ini merupakan peningkatan 30 persen dari tahun sebelumnya, menurut laporan Kementerian Pertahanan ‘Israel’ pada Selasa.

Lonjakan ini terjadi meskipun ‘Israel’ melakukan serangan di Gaza, Lebanon, dan Iran.

Menurut data kementerian, negara-negara yang menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’ di bawah Kesepakatan Abraham sekarang membeli lebih banyak peralatan militer mereka daripada Amerika Serikat. Mereka mengklaim hal tersebut mencerminkan pergeseran signifikan dalam pasar ekspor pertahanan ‘Israel’.

Dilaporkan oleh Haaretz, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa total ekspor pertahanan naik ke rekor 55,25 miliar shekel ($19,2 miliar) pada tahun 2025.

Ekspor ke negara-negara Kesepakatan Abraham menyumbang 15 persen dari total penjualan pada tahun 2025, naik tajam dari hanya 3 persen dua tahun sebelumnya. Sementara itu, pangsa ekspor pertahanan ‘Israel’ ke Eropa turun dari 54 persen pada tahun 2024 menjadi 36 persen pada tahun 2025, sedangkan ekspor ke kawasan Asia-Pasifik meningkat dari 23 persen menjadi 32 persen selama periode yang sama.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Penurunan pembelian di Eropa mungkin sebagian mencerminkan tidak adanya kontrak besar selama tahun tersebut. Namun, hal itu juga dapat menandakan keengganan yang semakin meningkat di antara beberapa pemerintah dan perusahaan Eropa untuk terlibat dengan produsen pertahanan ‘Israel’ karena perang Zionis di Gaza, Lebanon, dan Iran terus berlanjut.

Secara keseluruhan, ekspor pertahanan ‘Israel’ telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama lima tahun terakhir dan meningkat empat kali lipat selama dekade terakhir. Lebih dari setengah dari semua kesepakatan pertahanan yang ditandatangani pada tahun 2025 adalah “kesepakatan besar” senilai setidaknya $100 juta masing-masing, kata kementerian tersebut.

Terlepas dari meningkatnya kritik internasional terhadap serangan ‘Israel’, para pejabat industri pertahanan mengatakan bahwa negara-negara yang secara terbuka menjauhkan diri dari produsen senjata ‘Israel’ terus melakukan pemesanan secara diam-diam.

Para analis mengaitkan permintaan tersebut dengan persepsi bahwa senjata Israel telah “teruji di medan perang,” dengan pemerintah dapat mengamati kinerja sistem senjata dan amunisi dalam serangan waktu nyata.

“Ada hubungan yang jelas dan tak terbantahkan antara prestasi militer di medan perang, kemampuan luar biasa industri pertahanan Israel, dan keberhasilan ekspor pertahanan Israel di seluruh dunia,” kata Menteri Pertahanan ‘Israel’ Israel Katz.

Ia menambahkan bahwa angka ekspor yang meningkat memperkuat status ‘Israel’ sebagai kekuatan teknologi pertahanan terkemuka dan menggarisbawahi perlunya inovasi lebih lanjut.

Sistem rudal, roket, dan pertahanan udara menyumbang lebih dari seperempat dari total penjualan pertahanan pada tahun 2025, mempertahankan posisinya sebagai kategori ekspor utama ‘Israel’.
Kementerian juga melaporkan peningkatan signifikan dalam ekspor sistem pengamatan dan optronik, yang menggunakan teknologi optik, inframerah, dan ultraviolet untuk aplikasi seperti peralatan pengawasan dan alat bidik senapan.

Sebuah laporan bulan Maret oleh Stockholm International Peace Research Institute menemukan bahwa ‘Israel’ telah melampaui Inggris dalam ekspor senjata global untuk pertama kalinya, menjadikannya pemasok senjata terbesar ketujuh di dunia.

Menurut data dari Kementerian Ekonomi ‘Israel’, entitas Zionis mengekspor barang dan jasa senilai sekitar 453 miliar shekel (160 miliar dolar AS) pada tahun 2025. Oleh karena itu, ekspor pertahanan menyumbang sekitar 12 persen dari total ekspor, naik dari 7,5 persen pada tahun 2022.

Hampir 90 persen ekspor pertahanan ‘Israel’ dihasilkan oleh tiga perusahaan pertahanan terbesarnya: Elbit Systems, Israel Aerospace Industries, dan Rafael Advanced Defense Systems.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIndustri PertahananisraelPilihan Redaksisenjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Tulisan selanjutnya Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?