Hidayatullah.com – Komite Sentral gerakan Palestina Fatah pada hari Rabu memilih Hussein al-Sheikh sebagai wakil pemimpinnya, kata jubir gerakan tersebut dikutip Anadolu.
Komite Sentral dianggap sebagai badan kepemimpinan tertinggi dalam gerakan tersebut dan dipimpin oleh pemimpin Fatah. Sedangkan Dewan Revolusioner berfungsi sebagai parlemen dan badan pengawas gerakan, memantau kerja Komite Sentral dan membahas kebijakan-kebijakannya.
Hasil resmi sementara konferensi menunjukkan terpilihnya 18 anggota Komite Sentral, termasuk Yasser Abbas, putra Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Hal ini terjadi selama pertemuan pertama Komite Sentral yang baru dibentuk, menyusul pemilihan resmi anggotanya bulan lalu selama Konferensi Umum Kedelapan gerakan tersebut pada tahun 2026, kata Iyad Abu Zneit.
Pada 18 Mei, Fatah mengumumkan pemilihan 18 anggota untuk Komite Sentralnya dan 80 anggota untuk Dewan Revolusionernya sebagai bagian dari rangkaian konferensi kedelapannya.
Pada hari pertama konferensi tiga hari tersebut, Fatah kembali memilih Mahmoud Abbas sebagai presiden gerakan dan komandan umumnya.
Fatah mengadakan Konferensi Kedelapan di Ramallah bulan lalu, menandai ketiga kalinya gerakan tersebut mengadakan konferensi semacam itu di dalam Palestina, setelah konferensi keenam pada tahun 2009 di Betlehem di Tepi Barat selatan, dan yang ketujuh pada tahun 2016 di Ramallah di Tepi Barat tengah.*




