Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pelaku Mesum LGBT di Taman Hutan Kota Kebanyakan dari Orang Kaya

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Juli 2023 20:46 8:46 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 Juli 2023 21:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pelaku tindakan asusila dan mesum di Taman Hutan Kota, Cawang, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, diduga dari kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) kalangan ekonomi kelas menengah ke atas (high class).

Kepala Satpol PP Kecamatan Makasar Badrudin ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, mengatakan, kelompok LGBT yang diduga berbuat asusila kebanyakan dari kalangan ekonomi kelas atas. “Mereka kebanyakan dari orang kaya. Ada mobil mewah juga, seperti Honda CRV, itu kan lumayan mewah,” ujarnya.

Dia menuturkan ketika jajaran Satpol PP Kecamatan Makasar melakukan penggerebekan beberapa waktu lalu banyak mobil mewah yang parkir di sekitar Hutan Kota, Cawang.

Bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kegiatan penyisiran di Hutan Kota, Cawang pada 2022 ditemukan ada pria LGBT mengendarai mobil Lexus. “Jarang yang pakai mobil odong-odong. Mereka orang-orang ‘high class’ semua,” ujar Badrudin.

Badrudin menuturkan dari hasil penelusuran, pria LGBT itu kerap memarkirkan kendaraannya di tepi jalan dekat Hutan Kota, Cawang di Jalan Mayjen Sutoyo.

Baca Juga

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

Untuk akses masuk ke Hutan Kota, Cawang, mereka melalui celah pagar pembatas yang berlubang lalu melakukan tindakan asusila di sudut belakang hutan kota sehingga tidak terpantau.

“Kegiatan mereka itu malam, kalau pagi jarang. Karena kalau pagi ada petugas dari Sudin Pertamanan. Jadi, mereka malam kegiatannya,” katanya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi tindakan asusila di Hutan Kota, Cawang, Satpol PP sejak Selasa malam (25/7/2023) memperketat pengawasan dan pengamanan di kawasan itu.

Pengamanan hutan kota itu melibatkan Satpol PP Kecamatan Makassar, Kelurahan Kramat Jati dan Kelurahan Kebon Pala serta dua orang personel Babinsa. “Kegiatan ini akan digelar hingga dua pekan ke depan selama 24 jam dengan sistem pergantian (shift) per tiga jam sekali,” kata Badrudin.

Sementara itu, Kepala Satpol-PP Jakarta Timur Budhy Novian mengatakan pemerintah daerah meningkatkan pengawasan dan penjagaan di Hutan Kota, Cawang. “Pemkot Jaktim juga memperbaiki pagar yang jebol,” ujarnya.

Budhy menambahkan, perlunya penambahan lampu sorot di hutan kota mengingat di beberapa titik lokasi itu masih gelap, sehingga rawan tindakan asusila.* (ant)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asusilaHeadlinelgbtmesumtaman hutan kota Cawang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan: 5,5 juta Muslim di Jerman Menghadapi Alami Diskriminasi dan Rasisme
Tulisan selanjutnya Pakar Psikologi Unair: Pernikahan Beda Agama akan Menimbulkan Banyak Permasalahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

Berita
5 Juli 2026 13:55
Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

Terbaru

  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan

9 Juli 2026 18:30
Berita

BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal

9 Juli 2026 18:04
Berita

Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab

9 Juli 2026 16:05
Berita

Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris

9 Juli 2026 15:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?