Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inggris Dakwa 3 Warga Bulgaria Tersangka Mata-mata untuk Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2023 14:50 2:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Agustus 2023 14:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga warga negara Bulgaria tersangka pelaku spionase untuk kepentingan Rusia selama mereka tinggal di Inggris telah ditangkap dan dikenai dakwaan, kata polisi.

Mereka termasuk dari lima orang yang ditahan pada Februari menyusul investigasi kontraterorisme yang berlangsung lama. Ketiganya kemudian didakwa dengan kepemilikan dokumen identitas palsu dengan niat yang tidak benar, kata polisi Metropolitan – yang berwenang menangani kasus spionase – dalam sebuah pernyataan.

BBC hari Selasa (15/8/2023) melaporkan bahwa ketiga orang tersebut dituduh bekerja untuk dinas keamanan Rusia, sebagai bagian dari semacam sel penyamaran. Mereka dikabarkan memegang paspor Bulgaria, Prancis, Italia, Spanyol, Kroasia, Slovenia, Yunani, dan Republik Ceko.

Ketiga WN Bulgaria tersebut ditangkap oleh petugas kepolisian dari unit kontraterorisme berdasarkan undang-undang Official Secrets Act. Mereka mengetahui bahwa dokumen yang dibawa adalah palsu dan mereka memiliki maksud jahat dengan dokumen-dokumen tersebut.

Ketiga terduga mata-mata itu adalah Orlin Roussev, 45, beralamat di Great Yarmouth, Norfolk; Bizer Dzhambazov, 41, beralamat di Harrow, bagian barat laut London, dan Katrin Ivanova, 31, beralamat di Harrow yang sama.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Triio itu sudah tinggal di Inggris selama bertahun-tahun, bekerja di berbagai bidang, tinggal di sejumlah properti di kawasan sub-urban, lapor BBC.

Roussev dikabarkan memiliki sejarah berbisnis di Rusia. Dia pindah ke Inggris pada 2009 dan bekerja sebagai teknisi di perusahaan keuangan.

Profilnya di LinkedIn tidak menunjukkan potret diri. Roussev menulis di website itu bahwa dia memiliki sebuah perusahaan bernama NewGenTech Ltd, yang bergerak di bidang kecerdasan buatan, advanced indexing systems and algorithms, sistem komunikasi canggih, RF dan teknologi frekuensi tinggi serta pemrosesan sinyal.

Dia mengklaim pernah bekerja sebagai penasihat di kementerian energi Bulgaria dan belum lama ini pindah ke sebuah penginapan tepi pantai di Great Yarmouth.

Dzhambazov menggambarkan dirinya sebagai seorang sopir rumah sakit. Di laman Facebook akunnya tidak menunjukkan bahwa dia memiliki teman dan menampilkan video-video yang tidak berbahaya. Sementara Ivanova menggambarkan dirinya sebagai seorang wanita yang bekerja sebagai asisten laboratorium di sebuah perusahaan swasta bidang kesehatan dalam profilnya di LinkedIn. Pasangan ini pindah ke Inggris sekitar sepuluh tahun silam. Mereka membuat sebuah organisasi yang memberikan pelayanan bagi orang-orang Bulgaria di perantauan, termasuk memperkenalkan adat dan kebiasaan masyarakat Inggris.

Menurut dokumen negara Bulgaria yang disajikan online, mereka juga bekerja untuk komisi pemilu di London yang memfasilitasi pemungutan suara dalam pemilu-pemilu di Bulgaria bagi warganya yang merantau di luar negeri.

Mereka ada disidangkan di pengadilan Old Bailey di London pada Januari 2024. Mereka belum memasukkan pengakuan bersalah atau tidak bersalah atas dakwaan.

Semua tiga dinas intelijen Rusia diketahui beroperasi di Inggris, yaitu FSB, yang pernah dipimpin oleh Vladimir Putin sebelum dia menjadi perdana menteri dan presiden Rusia; intelijen militer Rusia, yang dikenal sebagai GRU atau GU, serta SVR dinas intelijen Rusia yang fokus operasinya di luar negeri.

Pemerintah Inggris sebelumnya pernah mengusir beberapa terduga mata-mata Rusia yang menyamar bekerja di kedutaan di Kensington sebagai diplomat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bulgariainggrismata-matarusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hukum Pembuatan Patung Manusia dan Tugu Peringatan menurut Ulama
Tulisan selanjutnya BMH Serahkan Armada Tanggap Bencana kepada SAR Nasional Hidayatullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?