Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kanada Selidiki Walmart, Hugo Boss Terkait Penggunaan Tenaga Kerja Paksa Muslim Uyghur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2023 19:02 7:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Agustus 2023 11:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengawas etika korporasi Kanada akan menyelidiki apakah perusahaan-perusahaan menggunakan tenaga kerja paksa Muslim Uyghur (Uighur) China.

Pihak berwenang Kanada, hari Kamis (24/8/2023) membuka investigasi terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh unit-unit perusahaan Walmart dan Hugo Boss.

Canadian Ombudsperson for Responsible Enterprise (CORE), yang mengkaji pengaduan-pengaduan pelanggaran HAM, akan menyelidiki dugaan penggunaan tenaga kerja paksa dalam rantai suplai mereka.

Penyelidikan akan berfokus pada apakah operasional kedua perusaan itu atau apakah produksi barang-barangnya menggunakan tenaga kerja paksa Muslim Uyghur.

Kedua perusahaan itu membantah tuduhan dan menolak berpartisipasi dalam pemeriksaan awal yang dilakukan CORE.

Baca Juga

Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Kelompok-kelompok peduli HAM dan pemerintah negara-negara Barat berulang kali menuding pihak berwenang China melakukan melakukan tindakan keras dan sewenang-wenang terhadap Muslim Uyghur dan anggota kelompok etnis minoritas lainnya di Provinsi Xinjiang di bagian barat negeri tirai bambu.

Mereka mengatakan lebih dari satu juta orang Uyghur dan etnis minoritas Muslim lain di Xinjiang dikurung di fasilitas-fasilitas yang disebut Beijing sebagai “kamp re-edukasi” mengalami perlakuan buruk setara pelanggaran HAM termasuk  kerja paksa.

UN High Commissioner for Human Rights menyebut perlakuan otoritas China terhadap orang-orang Uyghur sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Parlemen di negara-negara Barat, termasuk Kanada, bahkan menyebut tindakan kejam yang dilakukan terhadap orang-orang Uyghur sebagai genosida, pembasmian etnis.

Namun, pemerintah China membantah tuduhan-tuduhan itu. Beijing menggambarkan “kamp re-edukasi” itu sebagai pusat pelatihan ketrampilan yang dirancang untuk meredam ekstremisme.

Nike Canada dan Ralph Lauren sedang disoroti CORE, yang menerima sejumlah pengaduan yang dimasukkan oleh koalisi 28 organisasi masyarakat sipil pada 22 Juni.

CORE juga akan melakukan investigasi terhadap unit usaha perusahaan fesyen Diese, yang dimiliki oleh perusahaan asal Italia OTB. Lembaga itu sudah melakukan penyelidikan serupa terhadap Nike Canada, Dynasty Gold dan Ralph Lauren.

“Oleh karena media antarpihak dalam hal ini bukan merupakan opsi, kami akan melakukan investigasi terhadap tuduhan-tuduhan yang dipaparkan dalam pengaduan-pengaduan tersebut,” kata Sheri Meyerhoffer, anggota CORE, seperti dilansir DW.

Walmart Canada mengatakan pihaknya tidak mentoleransi penggunaan tenaga kerja paksa apapun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hugo BosskanadaKerja PaksaMuslimuighurUyghurWalmart
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Cheraman Juma: Berkah Raja Hindu Masuk Islam
Tulisan selanjutnya Malik bin Dinar Mimpi Ular Malik Bin Dinar dan Mimpi Ular

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Berita
9 Juni 2026 05:00
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

12 Juni 2026 21:40
Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

12 Juni 2026 21:12
Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

11 Juni 2026 18:23
vape covid
Berita

Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

11 Juni 2026 17:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?