Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Serikat Guru Prancis: Larangan Abaya Pengalihan Isu Lain yang Lebih Penting

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 September 2023 13:35 1:35 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 September 2023 10:00
Bagikan
Abaya Prancis
Bagikan

Hidayatullah.com – Larangan abaya di sekolah telah menjadi topik yang mengalihkan perhatian dari isu-isu lain dalam sistem pendidikan Prancis, seperti kekurangan guru dan ruang kelas yang penuh sesak.

Pemerintah melarang abaya, jubah longgar dan panjang yang dikenakan oleh beberapa siswa Muslim, pada hari Senin, ketika tahun ajaran baru dimulai.

Dari 12 juta siswa di seluruh negeri, 298 di antaranya datang ke sekolah dengan mengenakan abaya meskipun ada larangan, dan 67 di antaranya menolak untuk melepaskannya, kata Menteri Pendidikan Gabriel Attal.

Larangan abaya bukanlah perdebatan baru di Prancis, namun hal ini telah mendominasi agenda pemberitaan di Prancis selama beberapa waktu terakhir dan cenderung menutupi masalah yang sebenarnya terjadi dalam sistem pendidikan, menurut serikat guru.

Sekretaris Jenderal serikat guru Snes-FSU, Sophie Venetitay, mengatakan kepada lembaga penyiaran France Inter pada 28 Agustus bahwa perdebatan mengenai abaya ini menutupi kurangnya jumlah guru dan kelas-kelas yang penuh sesak.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Presiden Emmanuel Macron dan menteri, bagaimanapun, telah berjanji bahwa setiap kelas akan memiliki seorang guru.

Staf di sekolah-sekolah yang paling bermasalah dalam hal ini akan melakukan mogok kerja dalam beberapa hari ke depan untuk memprotes kurangnya sumber daya.

Serikat guru juga menuntut gaji yang lebih baik.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada tahun 2022, gaji rata-rata seorang guru Prancis dengan pengalaman 15 tahun mendapat 19% lebih rendah dari upah rata-rata OECD.*

Yuk bergabung dengan Gerakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar bersama Dompet Dakwah Media Hidayatullah dakwah.media

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Emmanuel MacronLarangan AbayaMuslimPrancissekolah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan pembagian vaksin Erdogan: Menodai Al-Quran Bukanlah Kebebasan Berekspresi
Tulisan selanjutnya Kader PDI-P Sebut Masjid Pertamina 5 Waktu Mengkritik Pemerintah, Warganet: Apa Dia Pernah Shalat di Sana?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?