Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Radiasi Tinggi Prancis Minta Apple Hentikan Penjualan iPhone 12

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2023 08:53 8:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2023 08:53
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Prancis memerintahkan Apple untuk menghentikan penjualan iPhone 12 karena mengeluarkan elektromagnetik terlalu tinggi.

Pada hari Selasa (12/9/2023), pengawas frekuensi radio Perancis ANFR juga meminta raksasa teknologi itu untuk memperbaiki telepon-teleponnya yang ada.

lembaga itu juga memperingatkan Apple bahwa jika masalahnya tidak dapat diatasi dengan software update, maka perusahaan asal Amerika Serikat itu harus menarik setiap iPhone 12 yang pernah dijualnya di negara itu.

Menteri Digital Jean-Noel Barrot mengatakan kepada koran Prancis Le Parisien keputusan itu dibuat karena tingkat radiasi di atas ambang batas yang diperbolehkan, lansir Reuters.

Dia mengatakan ANFR menemukan hasil pemeriksaan Specific Absorption Rate (SAR) iPhone 12 di atas batas yang diperbolehkan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Apple memiliki waktu dua pekan untuk memberikan tanggapa, katanya.

“Apabila mereka gagal melakukan hal tersebut, saya siap memerintahkan penarikan kembali semua iPhone 12 yang beredar. Aturannya sama bagi semua orang, termasuk raksasa-raksasa digital.”

Prancis akan membagikan temuannya dengan regulator lain di seluruh blok perdagangan Uni Eropa, yang menurut Barrot dapat mengakibatkan “efek bola salju”.

ANFR mengharuskan nilai SAR diperiksa dengan dua cara berbeda bagaimana sebuah ponsel digunakan.

Pertama, ada pemeriksaan “membre” – atau anggota tubuh, ketika ponsel bersentuhan dekat dengan tubuh seseorang, seperti saat dipegang atau dimasukkan ke dalam saku celana. Batas SAR untuk tes ini adalah empat watt per kilogram. 

Pihak regulator mengatakan SAR “membre” pada perangkat iPhone 12 adalah 5,74 watt per kilogram – lebih tinggi dari batas yang diperbolehkan.

Kedua adalah pemeriksaan ketika sebuah gawai berada di tempat yang agak jauh, seperti di dalam tas atau saku jaket. Namun, dalam pemeriksaan ini nilai SAR iPhone 12 justru di bawah ambang batas.

Kabar ini pertama kali muncul pada hari Selasa di Prancis – hari yang sama ketika Apple meluncurkan produk baru iPhone 15.

Apple mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya akan menentang hasil review ANFR, dan siap memberikan hasil pemeriksaan lab dari internal perusahaan dan pihak ketiga yang menunjukkan bahwa gawainya memenuhi ketentuan yang berlaku.

Apple mengatakan bahwa iPhone 12 diakui mematuhi peraturan tingkat radiasi di seluruh dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AppleiPhonePrancisradiasi elektromagnetik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bosnia Tangkap Bekas Tentara Serbia yang Terlibat dalam Genosida Srebrenica
Tulisan selanjutnya Politik Beragama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?