Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis Deportasi Aktivis Palestina Mariam Abu Daqqa ke Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 November 2023 16:53 4:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2023 16:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Prancis mendeportasi aktivis Palestina Mariam Abu Daqqa ke Mesir setelah pertarungan panjang di pengadilan perihal kehadirannya di negara itu.

Polisi mengatakan Mariam Abu Daqqa, 72, diusir dari Prancis pada hari Jumat (10/11/2023) dan wanita itu adalah seorang anggota terkemuka dari Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP) yang dianggap “organisasi teroris” oleh Uni Eropa, lapor AFP.

Abu Daqqa ditahan opeh polisi pada hari Rabu (8/11/2023) setelah Conseil d’Etat, pengadilan administrasi tertinggi di Prancis, membatalkan keputusan pengadilan di bawahnya yang menangguhkan perintah deportasi yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri.

Abu Daqqa memegang visa 50 hari kunjungan ke Prancis untuk mengikuti konferensi tentang konflik Timur Tengah. Kementerian menyatakan kehadirannya membahayakan keamanan nasional setelah Hamas melancarkan serangan ke Israel pada 7 Oktober.

Dia ambil bagian dalam dua konferensi yang dinyatakan terlarang saat berada di Prancis.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Dihubungi lewat telepon saat berada di bandara Paris Charles de Gaulle sambil menunggu keberangkatan pesawat yang akan membawanya ke Kairo, Abu Daqqa mengatakan bahwa pengusiran terhadap dirinya merupakan serangan terhadap hak rakyat Palestina untuk memiliki negara merdeka dan berdaulat.

Pengacaranya, Elsa Marcel dan Marie David, kepada AFP mengatakan bahwa pihaknya akan membawa kasus itu lebih lanjut hingga ke Pengadilan HAM Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mariam Abu DaqqapalestinaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pesantren perguruan tinggi Kemenag Usulkan Biaya Haji Naik Jadi Rp 105 Juta Perjamaah
Tulisan selanjutnya (Video) Pamerkan Kebodohan, Jubir Zionis Klaim Daftar Keterlibatan Hamas, Ternyata Kalender Bahasa Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?