Hidayatullah.com– Dua anak muda ditangkap pekan ini dan dijerat tuduhan berencana melakukan peledakan di pasar Natal di Leverkusen, meskipun tidak ada bukti konkret.
Pihak kejaksaan hari Kamis (30/11/2023) mengatakan para tersangka, seorang anak laki-laki berusia 15 tahun di Nordrhein-Westfalen dan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun di Brandenburg, ditangkap pada Rabu pagi.
Pihak berwenang mengatakan anak lelaki yang berusia 15 tahun menulis di sebuah kelompok obrolan media sosial perihal rencana serangan atas sebuah pasar Natal di Leverkusen, sebuah kota dekat Cologne di negara bagian Nordrhein-Westfalen.
Remaja itu konon sesumbar sudah mendapatkan bensin untuk melakukan apa yang disebut jaksa sebagai “ledakan sebuah truk kecil akibat bahan bakar.”
Menurut jaksa, keduanya berencana meninggalkan Jerman setelah serangan itu untuk bergabung dengan kelompok “Islamic State” di Afghanistan.
Penyidik sedang memeriksa bukti-bukti yang dikumpulkan dari rumah remaja berusia 15 tahun, termasuk sejumlah hardisk. Mereka tidak menemukan adanya stok bahan bakar apapun, lansir DW.
Nama kedua tersangka tidak disebutkan, karena berdasarkan UU privasi anak dia bawah umur yang bermasalah dengan hukum tidak boleh diungkapkan ke publik.
Beberapa waktu setelah keterangan dari kejaksaan tersebut, lembaga penyiaran publik Jerman NDR dan WDR melaporkan bahwa petugas telah berhasil menggagalkan rencana serangan serupa yang akan dilaksanakan sekitar musim liburan Natal.
Mengutip jubir unit penyelidikan kesatuan kepolisian kriminal (LKA) wilayah Niedersachsen, NDR melaporkan bahwa seorang tersangka berusia 20-an tahun sudah ditangkap pada tanggal 21 November.Menteri urusan domestik wilayah Niedersachsen, Daniela Behrens, mengatakan kepada NDR bahwa meskipun penyidik tidak memiliki bukti kongkret perihal rencana serangan dibuat oleh tersangka, informasi yang mereka punya mendorong aparat bergegas untuk bertindak menahannya sebagai tindakan preventif.*