Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Orang ‘Israel’ Ramai-Ramai Beli Tanah, Siprus Utara Batasi Penjualan Properti

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Januari 2024 09:53 9:53 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Desember 2023 18:00
Bagikan
Siprus Utara
Bagikan

Hidayatullah.com – Siprus Utara akan membatasi penjualan properti kepada orang asing setelah sebuah laporan media Turki menuduh bahwa ribuan orang “Israel” dan Yahudi membeli properti di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil setelah serangkaian ungahan media sosial yang diterbitkan oleh Sabahattin Ismail, seorang jurnalis yang merupakan penasihat mantan presiden Republik Turki Siprus Utara (TRNC), Rauf Denktas.

Sejak bulan Oktober dan dimulainya perang “Israel” di Gaza, Ismail telah mempublikasikan catatan penjualan dan pendaftaran perusahaan-perusahaan yang menurutnya menunjukkan bahwa ribuan orang Yahudi dari “Israel” dan negara-negara Eropa telah membeli rumah dan tanah.

Beberapa surat kabar Turki menuduh, tanpa mengutip sumber apa pun, bahwa 35.000 orang Yahudi membeli properti di Siprus Utara, yang luasnya mencapai 2.500 hektare. Siprus Utara hanya memiliki populasi 380.000 jiwa.

Middle East Eye tidak dapat memverifikasi angka-angka ini secara independen. Namun, para pejabat di Turki mengatakan bahwa jumlah tersebut sangat berlebihan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Ersin Tatar, kepala pemerintahan TRNC saat ini, yang diperlakukan sebagai kepala komunitas Turki di pulau tersebut oleh negara-negara Barat, mengatakan bahwa ia khawatir dengan tuduhan tersebut dan para penasihat keamanannya sedang menyelidikinya.

“Kami memiliki beberapa langkah dan tindakan yang akan diambil untuk menentang [penjualan ini],” kata Tatar pada hari Jumat.

Saat ini, orang asing memiliki hak untuk membeli properti di Siprus Utara dan dapat membeli lima hektar tanah tanpa rumah.

Tatar mengatakan bahwa pembatasan baru akan diberlakukan sebagai tanggapan atas tuduhan bahwa warga Israel dan Yahudi Eropa membeli tanah di wilayah tersebut.

“Sebuah peraturan baru akan dibuat mengenai hak lima hektar ini,” katanya.

Baca juga: Perusahaan Yahudi Rancang Pembangunan Perumahan untuk Pemukim Haram di Reruntuhan Bangunan di Gaza

Turki menginvasi Siprus pada tahun 1974 setelah kudeta yang gagal untuk menyatukan pulau ini dengan Yunani. Sejak saat itu, Siprus terbagi antara Republik Siprus yang diakui secara internasional di bagian selatan dan republik Turki, yang hanya diakui oleh Ankara.

Israel memiliki hubungan dekat dengan Republik Siprus, tetapi seperti halnya dengan Turki, hubungannya dengan Siprus Utara yang mayoritas Muslim lebih rumit.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan membantah laporan bahwa ribuan warga Israel dan Yahudi membeli properti di Siprus Utara dalam sebuah pertemuan di parlemen Turki bulan lalu.

Ia mengatakan hanya 200 warga Israel yang telah mengajukan permohonan pembelian properti di Siprus Utara sejak tahun 2000.

“Warga Israel berada di peringkat ke-12 di antara semua negara. Dalam lima tahun terakhir saja, sebanyak 15.000 pengajuan untuk pembelian real estate di TRNC berasal dari negara lain, bukan dari Israel,” katanya.

“Inggris telah berada di posisi pertama sejak tahun 2000, dan Iran berada di posisi pertama dalam lima tahun terakhir. Seperti yang Anda ketahui, penjualan real estat kepada warga negara ketiga di TRNC hanya dapat dilakukan melalui persetujuan dewan menteri,” tambahnya, dengan menggunakan nama kabinet Siprus Utara.

Menteri Dalam Negeri TRNC Dursun Oguz mengatakan kepada parlemen Siprus Utara pada bulan November bahwa pemerintah secara khusus menyiapkan dua undang-undang untuk mengatur penjualan properti kepada warga negara asing.

Keputusan dari Dewan Menteri dapat memungkinkan orang asing untuk membeli properti dari warga Siprus Utara tanpa harus mencatatkan penjualan tersebut di catatan sipil. Hal ini, kata Oguz kepada media lokal bulan lalu, menciptakan “kerentanan keamanan bagi negara”.

Oguz menambahkan bahwa sebuah undang-undang akan diajukan ke parlemen untuk mendaftarkan penjualan yang tidak dimasukkan ke dalam catatan resmi.

Siprus Utara sendiri memiliki komunitas Yahudi yang kecil.*

Baca juga: Tak Mampu Sewa Rumah, Gelandangan di Amerika Serikat Semakin Banyak

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelPerang Palestina-Israelreal estateSiprus Utarayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anwar Ibrahim Melarang Perusahaan Pelayaran ‘Israel’ Berlabuh di Malaysia  
Tulisan selanjutnya Mualaf Bulgaria Liliana Mohammed Kebahagiaan Mualaf Bulgaria Berusia 62 Tahun yang Lulus Sekolah Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?