Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sulit Dipercaya, Begal Mulai Muncul di Serambi Makkah 

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Januari 2024 07:53 7:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Januari 2024 08:45
Bagikan
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Zahrol Fajri, S.Ag MH
Bagikan

Hidayatullah.com— Begal adalah sesuatu yang sangat asing bagi masyarakat Aceh. Karenanya sulit dipercaya hal semacam sudah mulai muncul di Bumi Serambi Makkah.

Keluhan ini disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Zahrol Fajri SAg MH baru-baru ini kepada media. Ia berharp munculnya fenomena ini melahirkan warga Aceh kehilangan kesabaran dan main hakim sendiri akibat ketidaknyamanan ini.

“Sebelum itu terjadi, mari kita berusaha memperbaiki keadaan dan menyelamatkan anak-anak kita, generasi muda kita dan Aceh dari jurang kehancuran,” ungkap Zahorl Fajri terkait pembunuhan dan pembegalan yang terjadi belakangan ini di Aceh, Selasa, (30/1/2024).

Ia mengingatkan, masyarakat Aceh hafal dengan karakter dirinya sendiri, sehingga akan sangat peka jika ada fenomena kejahatan baru yang di luar batas kewajaran. Ini akan dapat menimbulkan respon beragam dari masyarakat dan ditakutkan kembali menyeret Aceh ke dalam situasi yang tidak diinginkan.

Zahrol menambahkan, terlepas dari berbagai spekulasi tentang motif adanya kasus pembegalan, tawuran, dan pembunuhan di Aceh yang terkesan “dadakan”, tentu semua pihak harus selalu berupaya menyikapi fenomena sosial apapun itu secara positif dan bijak.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berbagai kasus yang terjadi di Aceh akhir-akhir ini seharusnya kembali mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, bahwa ada persoalan sosial serius yang memerlukan atensi dan aksi bersama, karena apa yang terjadi adalah konsekuensi dari keteledoran kolektif masyarakat Aceh sendiri selama ini.

Menurut Zahrol, ada dua arah perbaikan yang harus kita sasar, pembenahan hulu dan hilir. Pada tataran hulu kita harus kembali mengatur strategi dan langkah untuk menyelesaikan permasalahan kenakalan remaja melalui pendidikan terutama pendidikan agama dan juga peningkatan peran orang tua dan keluarga.

“Pelanggaran etika dan moral di kalangan remaja sering terjadi karena gagalnya proses internalisasi nilai-nilai budi pekerti dan nilai agama pada fase hulu ini,” ujarnya.

Semakin besar ketidakpedulian orang tua terhadap anaknya atau guru terhadap anak didiknya, maka ke depan akan semakin banyak generasi yang tersesat. Dampaknya terjerumus ke dalam jurang kehancuran akibat salah pergaulan.

Pada tataran hilir, kata Zahrol, ada tindakan serius yang harus segera dieksekusi pemerintah bersama dengan masyarakat.

Penindakan di lapangan untuk mempersempit ruang gerak dan peluang terjadinya kejahatan pembegalan atau bentuk premanisme lainnya perlu segera dilakukan oleh aparat penegak hukum.

“Jenis tindakan yang dilakukan hendaknya yang dapat memberi efek jera, deterrent effect, yang dapat membuat calon pelaku lain menghentikan niatnya melakukan kesalahan yang sama,” ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh ini menawarkan, pada unit pemeritahan terbawah yaitu gampong juga dapat dilakukan suatu upaya pencegahan atau pengawasan bersama, yaitu dengan menghidupkan sistem pageu gampong (pagar kampung).

“Aparatur kampung tertentu dapat melakukan pengawasan dan penindakan awal di wilayah mereka masing-masing, tentunya sesuai aturan hukum. Secara kolektif, ini akan sangat efektif untuk mempersempit ruang terjadinya kejahatan,” pungkasnya.*/Sayed M. Husen

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehbegalDinas Syariat IslamDSI AcehHeadlineSerambi MakkahZahrol Fajri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Relawan BMH: Pentingnya Kebutuhan Hygiene kit Bagi Perempuan dan Anak  Palestina
Tulisan selanjutnya Penerbit Pustaka Al-Kautsar Gelar Diskusi Literasi dengan Mahasiswa Al-Azhar  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?