Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Parlemen Australia Mendesak Amerika dan Inggris Bebaskan Julian Assange

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2024 21:12 9:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2024 21:11
Bagikan
Para pendukung Assange berada di dalam dan ruangan persidangan untuk memberikan dukungan kepada pendiri situs WikiLeaks itu.
Bagikan

Hidayatullah.com– Parlemen Australia meloloskan mosi berisi desakan kepada Amerika Serikat.dan Inggris untuk membebaskan Julian Assange.

Assange yang saat ini ditahan di Belmarsh Prison di London, Inggris, pekan depan akan dihadirkan di High Court dalam persidangan banding menggugat ekstradisinya ke Amerika Serikat.

Warga negara Australia pendiri WikiLeaks itu diburu aparat keamanan Amerika atas tuduhan spionase dan terancam hukuman 175 tahun penjara.

Anggota-anggota parlemen Australia mendukung kepulangan Assange ke Australia dengan suara 86 versus 42, lapor BBC Kamis (15/2/2024).

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, yang mendukung mosi itu, mendesak agar kasus Assange tersebut dituntaskan sejak dia menjabat pada 2022.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Dia mengangkat masalah tersebut secara langsung saat bertemu dengan Presiden Joe Biden dalam kunjungan resmi ke Amerika Serikat pada Oktober 2023.

Sebelum itu, delegasi lintaspartai terdiri dari sejumlah anggota parlemen Australia berangkat ke Washington guna melobi sejawat mereka dalam upaya pembebasan Assange.

WikiLeaks mempublikasikan ribuan dokumen rahasia pemerintah AS pada 2010 dan 2011, yang diterima Assange dari Bradley Manning (sekarang transgender menjadi Chelsea Manning), yang kala itu masih bertugas sebagai personel militer AS.

Pada 2021, seorang hakim Inggris memblokir upaya ekstradisi Assange ke Amerika dengan alasan kesehatan mental.

Akan tetapi hakim di High Court membatalkan keputusan itu dengan alasan pihak AS membuktikan bahwa Assange akan diperlakukan dengan baik. Pada 2022, menteri dalam negeri Inggris kala itu Priti Patel menyetujui permintaan ekstradisi oleh AS, sehingga memicu kubu Assange untuk mengajukan banding.

Keluarga Assange senantiasa mendesak agar pemerintah Australia mengupayakan pembebasannya.

Jaksa Agung Australia Mark Dreyfus mengatakan bahwa pihaknya sudah mengangkat masalah itu saat bertemu sejawatnya Jaksa Agung AS Merrick Garland di Washington bulan lalu.

Assange ditempatkan di penjara berpenjagaan ketat Belmarsh Prison sejak 2019. Dia sebelumnya tinggal di Kedutaan Ekuador di London selama 7 tahun sambil berusaha mencari suaka di negara Amerika Selatan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Julian AssangeWikiLeaks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Potensi Wakaf Sangat Besar, Mencapai Rp180 Triliun Per Tahun
Tulisan selanjutnya khutbah jumat shalawat Khutbah Jumat: Sya’ban, Bulan yang Sering Dilupakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?