Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Banyak Remaja Alami Ganguan Mental, Wali Kota New York Gugat Perusahaan Media Sosial  

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Februari 2024 10:58 10:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 16 Februari 2024 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wali Kota New York Eric Adams mengatakan pada Rabu (14/2/2024) bahwa pemerintahannya mengajukan gugatan terhadap perusahaan media sosial, termasuk platform Meta, Facebook dan Instagram, karena menyebabkan krisis kesehatan mental di kalangan remaja.

Gugatan tersebut, yang diajukan di Pengadilan Tinggi California, juga melibatkan YouTube, Snapchat, dan TikTok, dan menuduh perusahaan-perusahaan tersebut sengaja merancang platform tersebut untuk “memanipulasi dan membuat anak-anak dan remaja kecanduan aplikasi media sosial.”

Meta, TikTok dan YouTube telah menghadapi ratusan tuntutan hukum yang diajukan atas nama anak-anak dan sekolah karena kecanduan media sosial.

“Selama dekade terakhir, kita telah menyaksikan kecanduan dan keburukan dunia online, membuat anak-anak kita terpapar konten berbahaya tanpa henti dan memicu krisis kesehatan mental generasi muda di negara ini,” kata Adams dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters.

Perusahaan media sosial berada di bawah pengawasan ketat ketika anggota parlemen mendesak mereka untuk melindungi anak-anak dari konten berbahaya.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Bulan lalu, CEO Meta Mark Zuckerberg meminta maaf kepada keluarga di Senat Amerika Serikat, yang mendengar tentang dampak media sosial terhadap anak-anak.

Juru bicara Meta mengatakan perusahaannya ingin remaja mendapatkan “pengalaman online yang aman dan sesuai usia”.

Sementara TikTok menyatakan akan terus berupaya memastikan keamanan masyarakat dengan mengatasi tantangan yang ada di industri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatNew Yorksosial mediayoutube
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Timnas AMIN Ajak Masyarakat dan Saksi Kumpulkan Bukti Kecurangan Pemilu 2024
Tulisan selanjutnya Maskapai Ryanair Batalkan Semua Penerbangan ke Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?