Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uskup Christopher Saunders Didakwa Pemerkosaan di Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Februari 2024 20:56 8:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Februari 2024 20:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Uskup Australia Christopher Saunders didakwa dengan tuduhan pemerkosaan dan sejumlah kejahatan seksual lain yang terjadi di masa lampau termasuk pedofilia.

Rohaniwan Katolik berusia 74 tahun itu ditangkap hari Rabu (21/2/2024) di Broome, setelah dilakukan investigasi paralel yang diperintahkan oleh kepolisian di wilayah Western Australia dan Paus Fransiskus.

Saunders telah memberi isyarat bahwa dia akan membantah semua dakwaan.

Saunders saat ini sudah dikenai tuduhan dua kasus pemerkosaan, 14 serangan seksual, serta tiga dakwaan perbuatan cabul terhadap anak yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki otoritas atau kekuasaan.

Kejahatan-kejahatan seksual itu terjadi di sejumlah kota kecil di wilayah Western Australia Broome, Kununurra dan perkampungan Aborigin Kalumburu antara tahun 2008 dan 2014.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Hari Kamis (22/4/2024) dia dibebaskan dari tahanan dengan uang jaminan dan diperintahkan untuk tetap tinggal di rumahnya sampai persidangan dimulai pada bulan Juni, lapor Australian Broadcasting Corporation seperti dilansir BBC.

Dalam sebuah pernyataan hari Kamis, Australian Catholic Bishops Conference berjanji akan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

“Adalah benar dan patut, serta memang diperlukan, bahwa semua tuduhan itu diselidiki secara menyeluruh,” kata Uskup Agung Perth Timothy Costelloe.

Pertama kali ditahbis sebagai rohaniwan Katolik pada 1976, Saunders menghabiskan sebagian besar masa karirnya di daerah terpencil Kimberley, wilayah paling pojok di barat laut wilayah Western Australia. Dia kemudian diangkat menjadi uskup Broome pada 1996.

Luas wilayah kerja keuskupannya sekitar 770.000 km persegi – areanya kira-kira setara dengan luas wilayah negara Turki – dan sebagiannya merupakan daerah paling terpencil.

Dikenal sebagai sosok yang pandai bersosialisasi dan mengayomi, Saunders kerap mendampingi anak-anak muda berkemah dan pergi memancing. Dia merupakan tokoh dan dan dianggap panutan dalam masyarakat, bahkan ada minuman bir yang diberi nama dengan mengambil namanya.

Tuduhan seksual pertama kali dilayangkan pada tahun 2020, tetapi penyelidikan oleh kepolisian yang kala itu masih tahap awal tidak ditindaklanjuti dan bahkan ditutup tanpa ada tuduhan sama sekali.

Saunders secara sukarela mengundurkan diri dari jabatannya sebagai uskup Broome pada tahun 2020, tetapi tetap mendapatkan status uskup emeritus.

Namun, setelah Paus Fransiskus mengeluarkan perintah pada tahun 2019 supaya kasus-kasus seksual yang melibatkan rohaniwan dan pejabat tinggi Gereja Katolik di seluruh dunia yang terjadi di masa lalu diselidiki kembali, yang dikenal sebagai Vos Estis Lux Mundi, pihak kepolisian bergerak untuk memulai penyelidikan baru. 

Selain mendiang Kardinal George Pell, yang sempat dipenjara meskipun kemudian dicabut kasusnya, Saunders merupakan pemuka Katolik dengan jabatan paling senior di Australia yang pernah dijerat dakwaan pedofilia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiakatolikpemerkosaanuskup
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Grace Naledi Mandisa Pandor yang dulunya Mualaf Berasal dari Keluarga Kristen Sangat Taat, Ini Alasan Menlu Afrika Selatan Login Islam
Tulisan selanjutnya Somalia Teken Kerja Sama dengan Turki untuk Jegal Kesepakatan Ethiopia dan Somaliland

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?