Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Berasal dari Keluarga Kristen Sangat Taat, Ini Alasan Menlu Afrika Selatan Login Islam

Bambang S
Terakhir diupdate: 22 Februari 2024 17:19 5:19 pm
Bambang S
Dipublikasikan 22 Februari 2024 18:00
Bagikan
Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Grace Naledi Mandisa Pandor yang dulunya Mualaf
Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Grace Naledi Mandisa Pandor
Bagikan

Hidayatullah.com – Afrika Selatan tiba-tiba menjadi sorotan dunia karena keberaniannya menggugat Israel ke Mahkamah Interasional (ICJ) dengan tuduhan genosida. Langkah Afrika Selatan ini memang belum pernah terjadi sebelumnya.

Genosida adalah pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras. Menurut situs Museum Memorial Holocaust Amerika Serikat, genosida adalah tindakan yang dilakukan untuk menghancurkan, seluruhnya atau sebagian, suatu kelompok bangsa, etnis, ras atau agama.

Tuduhan Afrika Selatan sungguh sesuai dengan fakta. Korban tewas akibat serangan brutal Zionis Israel ke Palestina sudah mencapai 22 ribu lebih. Korban luka-luka mencapai 57 ribu lebih dan ditambah 7 ribu yang hilang. Angka-angka tersebut berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Palestina dan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina seperti dikutip Al Jazeera.

Menurut Raz Segal, Direktur Program Studi Genosida di Stockton University, seperti dikutip TIME, kondisi yang terjadi di Gaza saat ini jelas-jelas genosida. Segal menilai, pasukan militer Israel sedang menjalankan tiga tindakan genosida, yaitu membunuh, menyebabkan cedera serius, dan tindakan penghancuran kelompok. Kita doakan, langkah hukum Afrika Selatan berhasil.

Dari segi diplomasi, upaya Afrika Selatan diujungtombaki Menteri Luar Negeri Grace Naledi Mandisa Pandor. Tak disangka Naledi ternyata seorang mualaf dan memiliki putra hafiz Alquran. Bagaimana kisah masuk Islamnya?

Baca Juga

Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

Islam sendiri di Afrika Selatan menjadi minoritas, jumlahnya sekitar 1 juta orang atau 1,9% dari jumlah penduduk Afrika Selatan. Salah satu tokoh yang berperan besar terhadap perkembanga Islam di neg yang mayoritas penduduknya berkulit hitam ini adalah ulama dari Indonesia. Siapakah dia dan bagaimana bisa terjadi?

Penasaran? Simak kisah selengkapnya di sini

https://www.youtube.com/watch?v=DAgmKj1FsBk
Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanHeadlinekisah mualafmasuk islamMenlu Afrika Selatanmualaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Pernah Sisakan Butir-butir Nasi di Piring
Tulisan selanjutnya Uskup Christopher Saunders Didakwa Pemerkosaan di Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Tidak Membatasi Usia Pengguna Media Sosial, Tapi akan Menarget Fitur yang Berisiko Bagi Anak

Berita
2 Agustus 2026 11:06
Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki
Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil

Terbaru

  • Dituduh Plagiat Profesor Kulit Hitam Termuda Cambridge Mengundurkan Diri
  • Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
  • Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja
  • Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
  • Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
  • PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU
  • SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
  • Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’
  • Buku Pemikiran KH Ma’ruf Amin Diluncurkan, Ajak NU Tetap Berpegang pada Fikrah, Manhaj, dan Harakah
  • Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?