Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Nunggak Tagihan $1,8 Juta Listrik Parlemen Ghana Diputus Saat Rapat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Maret 2024 20:21 8:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Maret 2024 20:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Electricity Company of Ghana (ECG), hari Kamis (29/2/2024) memutus aliran listrik gedung parlemen Ghana disebabkan tunggakan tagihan yang mencapai 23 juta cedi atau sekitar $1,8 juta.

Listrik padam saat anggota parlemen memperdebatkan pidato kenegaraan tahunan presiden.

Rekaman video yang dibagikan media lokal menunjukkan para wakil rakyat melantunkan “Dumsor, dumsor”, yang artinya listrik padam dalam bahasa lokal Akan.

Beberapa menit kemudian generator cadangan menyalakan sejumlah lampu di ruangan rapat, tetapi kebanyakan ruangan lain tetap gelap hampir sepanjang hari sebelum akhirnya aliran listrik dipulihkan.

Direktur Komunikasi ECG William Boateng mengatakan kepada Reuters pihaknya terpaksa memutus aliran listrik karena parlemen menolak untuk “menghormati permintaan pembayaran tagihan”.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Aliran listrik dipulihkan setelah parlemen membayar 13 juta cedi dan berjanji akan melunasi sisanya dalam waktu satu pekan, kata Boateng.

Pejabat keuangan parlemen Ebenezer Ahumah Djietror membantah pihaknya memiliki besaran tunggakan seperti yang dinyatakan ECG.

Menurutnya ECG tidak beres dalam melakukan pencatatan pembayaran yang dilakukan oleh parlemen dan bersikeras mengatakan bahwa tunggakan tagihan listriknya hanya sekitar $950.000.

Perusahaan listrik Ghana, yang mengalami kesulitan keuangan disebabkan tunggakan tagihan, kerap memutuskan aliran listrik pelanggannya yang tidak melunasi kewajiban.

“Pemutusan aliran listrik berlaku untuk semua pihak, siapa saja yang tidak membayar tagihan maka petugas kami akan memutusnya,” kata Boateng kepada Reuters.

Sementara itu penyedia listrik swasta punya piutang di perusahaan listrik negara sebesar $1,6 miliar, menurut Elikplim Kwabla Apetogbor, pimpinan organisasi yang mewakili mereka. Juli tahun lalu mereka mengancam akan berhenti beroperasi apabila tagihan menggunung itu tidak dibayar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ghanalistrik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Militer Sudan Hukum Mati Petempur ISIS Asal Maroko
Tulisan selanjutnya Istimewanya Yahudi Ultra-Ortodoks Dikecualikan dari Wajib Militer Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?