Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB: Lima Juta Orang di Sudan Terancam Kelaparan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2024 22:28 10:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2024 22:28
Bagikan
Beginilah kondisi kelaparan di Sudan Selatan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perserikatan Bangsa-Bangsa mendesak para pihak yang berperang untuk membuka jalan bagi konvoi bantuan kemanusiaan dan mengatakan lima juta orang di Sudan terancam kelaparan jika mereka tidak segera ditolong.

Sekitar lima juta rakyat Sudan terancam mengalami bencana kelaparan dalam beberapa bulan ke depan sementara peperangan antara para jenderal yang berseteru memporak-porandakan negeri itu, menurut dokumen PBB yang dilihat AFP hari Jumat (15/3/2024).

Perang antara kubu militer Sudan pimpinan Abdel Fattah al-Burhan dan bekas deputinya Mohamed Hamdan Daglo yang pecah sejak April 2023 telah menewaskan puluhan ribu orang, menghancurkan infrastruktur dan melumpuhkan perekonomian negara yang sebenarnya kaya akan minyak tersebut.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Dewan Keamanan PBB, kepala misi kemanusiaan PBB Martin Griffiths memperingatkan bahwa lima juta orang terancam kelaparan di sejumlah daerah di Sudan dalam beberapa bulan mendatang.

Hampir 730.000 anak Sudan  – termasuk lebih dari 240.000 yang berada di Darfur – diduga mengalami malnutrisi parah.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Jill Lawler, kepala kedaruratan Unicef di Sudan, mengatakan ada cukup stok bantuan di Port Sudan, tetapi masalahnya adalah menyampaikan bantuan itu ke orang-orang yang membutuhkannya.

Lawler mengatakan dia pekan lalu memimpin misi PBB yang pertama berhasil mencapai Khartoum sejak perang pecah 11 bulan lalu.

Rombongannya melihat dengan langsung begitu besarnya jumlah anak yang membutuhkan bantuan, kata Lawler kepada para reporter di Jenewa lewat sambungan video dari New York.

Perang mendorong negeri itu menuju kelaparan parah, kata Lawler.

Mandeep O’Brien, perwakilan Unicef di Sudan, mengatakan 14 juta anak membutuhkan bantuan dan empat juta anak menjadi pengungsi.

Direktur Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Hanan Balkhy, yang belum lama ini kembali dari perjalana ke Sudan, menggarisbawahi akutnya kondisi di Darfur, di mana kebanyakan fasilitas kesehatan dijarah, dirusak atau dihancurkan.

Griffiths menyayangkan pertempuran masih terjadi selama bulan suci Ramadhan, meskipun Dewan Keamanan PBB sudah menyerukan agar para pihak menahan diri untuk tidak menembakkan senjatanya.

Juru bicara PBB Alessandra Vellucci hari Jumat di Jenewa mengatakan kepada awak media bahwa PBB membutuhkan dana  $2,7 miliar untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Sudan tahun ini. Namun, hanya sekitar 5 persen dari jumlah itu yang berhasil dikumpulkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kelaparanSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya G7 Ancam Iran dengan Sanksi Supaya Tidak Kirim Rudal Balistik ke Rusia
Tulisan selanjutnya Tersandung Kasus KDRT Rektor Universitas Ternama Sciences Po Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?