Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dieksekusi ‘Israel’, Ratusan Mayat Palestina Ditemukan di Sekitar RS Al-Shifa

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 April 2024 05:13 5:13 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 April 2024 03:00
Bagikan
Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com – Sekitar 300 warga Palestina ditemukan tidak bernyawa di sekitar Rumah Sakit Al-Shifa setelah pasukan Zionis Israel mundur dari daerah tersebut, menurut Quds News Network pada Senin (01/04). Mayat para korban, yang sebagian sudah membusuk, berserakan di halaman, ruangan dan jalan di sekitar RS Al-Shifa.

Daftar isi
  • Penjajah Israel Eksekusi Petugasa Medis
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Kompleks yang merupakan fasilitas medis terbesar di seluruh Palestina itu ditinggalkan dalam keadaan hancur. Militer Zionis mengatakan pada hari Senin bahwa pasukannya menewaskan 200 orang dan menangkap 900 orang selama 15 hari serangan militer terhadap rumah sakit tersebut. Pertahanan sipil Gaza menyebutkan jumlah korban tewas sekitar 300 orang.

Tentara mengatakan bahwa mereka melakukan serangan tanpa melukai warga sipil dan petugas medis, namun organisasi medis dan saksi mata menolak keras klaim tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan setidaknya 21 pasien meninggal selama pengepungan. Para penyintas mengatakan kepada Middle East Eye bahwa puluhan warga sipil terbunuh selama pengepungan yang berlangsung selama dua minggu tersebut.

“Orang-orang ditembaki dan diserang. Kami adalah warga sipil,” kata seorang pemuda. “Kejadian itu lebih buruk daripada gempa bumi.”

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

“Tidak ada dokter. Beberapa dari mereka terbunuh, beberapa ditangkap. Mereka yang selamat, selamat. Mereka yang meninggal, meninggal. Lima belas hari pengepungan di al-Shifa tanpa apa-apa, tanpa makanan, tanpa air.”

Struktur kompleks itu rusak di setiap bangunan, dengan peralatan yang hancur dan dokumen-dokumen berserakan di mana-mana.

Di unit bedah khusus, salah satu bangunan terbaru di rumah sakit tersebut, yang tersisa hanyalah tumpukan batu dan logam.

Di antara unit-unit yang hancur adalah gedung ginjal dan bersalin, kamar mayat, fasilitas pendingin, serta gedung klinik rawat jalan.

Sejumlah mayat, termasuk anak-anak, wanita dan orang tua, memenuhi jalan-jalan di dekat kompleks tersebut. Sumber-sumber medis mengatakan ratusan mayat ditemukan.

“Anakku, anakku, anakku tercinta!” teriak seorang wanita sambil menangis sambil memeluk mayat anaknya yang terbungkus kain putih.

Penjajah Israel Eksekusi Petugasa Medis

Pertahanan sipil Gaza tiba di rumah sakit pada hari Senin untuk memulai operasi pemulihan setelah penarikan mundur Israel.

Di luar di halaman, orang-orang menggali kuburan untuk menguburkan para korban tewas yang jasadnya dibiarkan membusuk selama dua minggu terakhir oleh pasukan Zionis.

Kantor berita Wafa melaporkan bahwa pemakaman sementara yang telah didirikan di al-Shifa digali oleh pasukan Israel. Mereka kemudian membuang jenazah dari pemakaman ke berbagai area rumah sakit.

Bangunan rumah sakit dibakar oleh pasukan Israel selama penyerbuan, dan tim pertahanan sipil tidak diizinkan untuk memadamkannya, menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS).

“Situasinya mengerikan, staf medis, beberapa di antaranya dibunuh, yang lain disiksa, yang lain ditahan,” kata Raed al-Nims, juru bicara PRCS, kepada Al-Jazeera.

“Menurut laporan saksi mata dan laporan resmi, banyak warga sipil yang dieksekusi. Mereka dibunuh oleh pasukan Israel termasuk staf medis, dokter dan perawat, mereka sengaja dieksekusi oleh tentara Israel.

“Kami belum memiliki angka final, tetapi tidak diragukan lagi bahwa banyak yang dibunuh secara langsung oleh tentara Israel atau mati kelaparan.”

Baca juga: Imam Palestina Apresiasi Kepedulian Rakyat Indonesia Terhadap Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida IsraelHeadlineisraelJalur GazapalestinaPerang GazaRS Al-Shifa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buka Bersama di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya Rajut Persaudaran dan Keharmonisan ala Kader Wustho Hidayatullah dan Tokoh Masyarakat Surabaya
Tulisan selanjutnya Israel Bunuh Lima Warga Asing Pekerja Kemanusiaan World Central Kitchen di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?