Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2026 12:23 12:23 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Agustus 2026 13:30
Bagikan
Pemukim haram Yahudi menodai Masjid Al-qsha
Bagikan

Hidayatullah.com – Pihak berwenang Inggris sedang menyelidiki sejumlah lembaga amal dan kemanusiaan yang diduga menyuplai dana untuk pemukiman ilegal ‘Israel’ di wilayah Palestina.

Komisi Amal untuk Inggris dan Wales berupaya mencari tahu berapa jumlah dana yang dikirim ke pemukiman ilegal, apakah penyaluran dana sesuai dengan tujuan, dan apakah perlu mengambil tindakan regulasi.

Penyelidikan ini dilakukan setelah The Guardian memberitakan pada tahun lalu. Media Inggris itu menyebut dua lembaga kemanusiaan Inggris telah mengirim sekitar 7,6 juta dolar AS (setara Rp136 miliar) ke sekolah Beni Akiva Yeshiva di Susya, sebuah pemukiman ilegal Yahudi ‘Israel’ di Palestina.

Kasus dugaan pengiriman dana untuk pemukiman ilegal kembali mencuat pada Juni tahun ini. Seorang anggota parlemen Partai Buruh, Melanie Ward, bahkan mengajukan pengaduan resmi.

Melanie menuduh sedikitnya 32 lembaga amal melakukan hal tersebut, menyumbangkan 33,7 juta dolar AS (setara Rp603 miliar) ke pemukiman ‘Israel’ yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Baca Juga

Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Salah satu pejabat komisi amal mengungkapkan bahwa penyelidikan masih berada di tahap awal. “Tuduhan serius telah diajukan tentang badan amal Inggris yang beroperasi di pemukiman ilegal Israel di Palestina, jadi langkah pertama kami adalah menetapkan fakta,” ujar Stephen Roake, asisten direktur kepatuhan risiko tinggi komisi tersebut, dikutip TRT World pada Kamis (06/08/2026).

“Penemuan fakta kami juga akan membantu kami mengembangkan panduan regulasi untuk badan amal, yang akan membantu memastikan kepercayaan dan keyakinan publik terhadap badan amal,” imbuhnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisisraelLembaga Amallembaga kemanusiaanpemukiman ilegalpemukiman Yahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU
Tulisan selanjutnya Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”

Berita
16 September 2026 10:46
Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara

Terbaru

  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh

21 September 2026 15:40
Berita

Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan

21 September 2026 13:25
Berita

Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih

20 September 2026 17:06
Berita

Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

20 September 2026 16:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?