Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Taliban Afghanistan Tutup Kanal TV Milik Salahuddin Rabbani dan Putra Gulbuddin Hekmatyar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 April 2024 07:37 7:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 April 2024 07:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua stasiun televisi Afghanistan dilarang bersiaran oleh pemerintah Taliban karena dianggap melanggar ajaran Islam dan nilai-nilai nasional, kata seorang jubir pemerintahan Taliban.

Juru bicara Kementerian Informasi dan Kebudayaan Khubaib Ghufran mengatakan kanal televisi “Barya” and “Noor” dihentikan penyiarannya pada hari Selasa (16/4/2024) karena tidak mematuhi “prinsip-prinsip jurnalistik”

“Mereka memiliki program yang menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat dan pemiliknya berada di luar negeri,” kata Ghufran kepada AFP (18/4/2024). Komisi media yang mengawasi penyiaran di Afghanistan menghentikan operasi mereka, imbuhnya.

Lebih lanjut Ghufran mengatakan bahwa pemilik kedua stasiun televisi itu bersikap bermusuhan terhadap pemerintahan Taliban dan “sampai pemiliknya datang ke sini, dan menjawab semua pertanyaan yang diajukan kepada mereka, operasi mereka akan dihentikan.”

Afghanistan Journalists Center (AFJC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa komisi media Afghanistan sudah berulang kali memberikan peringatan kepada Barya karena menayangkan komentar-komentar yang diutarakan Gulbuddin Hekmatyar, seorang tokoh politik Afghanistan yang pernah menjabat perdana menteri, tentang pemerintahan Taliban.

Baca Juga

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Sementara kanal televisi Noor diberikan peringatan karena menayangkan acara musik dan menampilkan wajah penyiar wanita, kata AFCJ.

Stasiun televisi Barya dimiliki oleh Habiburrahman Hekmatyar, putra dari Gulbuddin Hekmatyar.

“Barya mengusung nilai-nilai keagamaan dan nasional, bukan nilai-nilai Taliban,” kata Habiburrahman Hekmatyar yang saat ini bermukim di luar negeri lewat media sosial X.

“Satu hal yang tidak akan Anda lihat pada kami adalah diam,” kata Habiburrahman Hekmatyar.

Kanal televisi Noor dimiliki oleh Salahuddin Rabbani, yang juga bermukim di luar negeri dan pernah menjabat sebagai menteri luar negeri dalam pemerintahan Afghanistan yang disokong Amerika Serikat dari tahun 2015 sampai 2019.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanGulbuddin HekmatyarTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orangtua Malaysia Diminta Pastikan Anak <13 Tahun Tidak Punya Akun Medsos
Tulisan selanjutnya Korea Selatan Protes Pemimpin Jepang Sembahyang di Kuil Yasukuni Tokyo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?