Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kepala Daerah di Normandy Prancis dan Wakilnya Terlibat Perdagangan Narkoba

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juni 2024 12:30 12:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juni 2024 12:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Wali kota kecil Canteleu di Normandy, Prancis, dan wakilnya tersandung kasus hukum perdagangan narkoba.

Disebabkan masalah prosedural sejak 27 Mei, persidangan yang akan digelar di Bobigny, pinggiran Paris, ditunda sampai hari Senin, lansir RFI Sabtu (8/6/2024).

Persidangan di Pengadilan Pidana Seine-Saint-Denis telah digagalkan oleh tuntutan-tuntutan dari pengacara para terdakwa yang menghalangi pemeriksaan fakta terhadap 19 tersangka.

Diantara para terdakwa adalah bekas wali kota dan wakil wali kota kecil Canteleu. Keduanya tersangkut dengan jaringan penyelundupan kokain, heroin dan ganja – yang diduga dijalankan oleh geng narkoba Prancis yang ditakuti di daerah itu, klan Meziani.

Polisi mengatakan bahwa Canteleu, sebuah kota kecil berpenduduk 14.000 jiwa di daerah Normandy, sudah menjadi pusat perdagangan narkoba selama 15 tahun.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Kasus yang melibatkan dua pejabat tinggi daerah ini mencerminkan seberapa jauh pengaruh jaringan narkoba di kota kecil itu.

Bekas walinkota Canteleu, Mélanie Boulanger, 47, membantah tuduhan terlibat.

Terpilih pada pemilu 2014, Boulanger merupakan politisi Sosialis terkemuka di Normandy. Wanita itu diduga menekan kepolisian setempat untuk tidak mengusik bisnis yang melibatkan klan Meziani, yang dikabarkan merajalela di Canteleu dan menebarkan ketakutan di kalangan penduduk.

Keluarga Meziani diduga mengancam dan memanipulasi wali kota lewat wakilnya, Hasbi Colak, yang juga menjadi terdakwa.

Dalam percakapan telepon yang disadap pihak berwenang, salah satu anggota keluarga Meziani mengancam akan membakar gedung balai kota, dan pada saat yang sama menawarkan garansi Boulanger terpilih kembali dan kota Canteleu aman damai jika dia menuruti apa yang diminta klan Meziani.

Boulanger – bekas kandidat nomor satu partai Sosialis/Hijau Prancis untuk dapil Normandy pada pemilu regional 2021 – ditangkap pada Oktober 2021 dan dikenai dakwaan terlibat dalam perdagangan narkoba pada April 2022. 

Politisi wanita itu mengundurkan diri awal tahun ini, menyusul penetapan dirinya sebagai terdakwa.

Kasus ini berawal pada September 2019 dengan penangkapan dua individu di sebuah lahan parkir di Saint-Denis, utara Paris, yang dicurigai melakukan transaksi narkoba.

Salah satu tersangka membawa uang tunai €50.000, sementara satunya lagi membawa dua kilo kokain dengan kadar kemurnian 80 persen.

Penyelidikan terhadap pihak pembeli dalam transaksi itu mengarahkan Departemen Kepolisian Seine-Saint-Denis ke kota kecil Canteleu di Normandy, markas klan Meziani yang dicurigai merupakan pemain inti dalam perdagangan narkoba di sekitar Rouen.

Sejak kematian kepala keluarga itu, Mohamed, dalam kecelakaan lalu lintas pada 2019, saudara lelakinya Aziz Montacer diduga mengambil alih bisnis narkoba klan Meziani.

Investigasi – yang mencakup rekaman suara dan penyadapan secara ekstensif – mengungkap jaringan besar impor dan perdagangan obat-obatan terlarang, yang mengedarkan ganja serta heroin dan kokain.

Polisi memperkirakan organisasi mereka setiap tahun mencetak laba lebih dari €10 juta dari bisnis kokain dan heroin saja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:narkobaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kazimiya Hatim, 104, Jamaah Haji Tertua Tahun Ini
Tulisan selanjutnya Korea Utara Kembali Terbangkan Ratusan Balon Sampah ke Selatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?