Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Industri Ini Membunuh 2,7 Juta Orang di Eropa Setiap Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juni 2024 13:37 1:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juni 2024 13:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Industri tembakau, ultra-processed foods, minuman beralkohol dan bahan bakar fosil setiap tahun membunuh sekitar 2,7 juta orang di Eropa, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam laporan berjudul “Commercial determinants of noncommunicable diseases in the WHO European Region” yang dirilis hari Rabu (12/6/2024), organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu menyerukan regulakasi yang lebih ketat guna meredan kekuatan industri dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Keempat industri ini membunuh sedikitnya 7.000 orang di kawasan kitabini setiap harinya,” kata Hans Kluge, direktur WHO wilayah Eropa, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW.

Secara keseluruhan menurut WHO, sebanyak 1,5 juta kematian per tahun di Eropa disebabkan oleh rokok/merokok, 426.857 oleh minuman beralkohol, 117.290 disebabkan makan daging yang melalui banyak proses dan 252.187 kematian akibat konsumsi makanan tinggi garam.

Angka tersebut tidak termasuk kematian yang disebabkan obesitas, telanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol tinggi, yang semuanya berkaitan dengan pola makan yang tidak sehat, kata WHO.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Bada PBB itu menuding pelaku usaha empat industri itu mengacaukan kebijakan publik yang dianggap dapat mengancam perolehan laba, termasuk lewat strategi marketing terarah, disinformasi, promosi lewat media sosial dan bahkan “mengakali sains” dengan cara mendanai riset yang membela kepentingan mereka, semisal riset tentang tembakau yang diklaim memiliki manfaat.

Lobi-lobi pengusaha terhadap pembuat kebijakan, kata WHO, menjadikan upaya penanggulangan penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular, kanker dan diabetes semakin sulit.

Penguasaan pasar oleh perusahaan-perusahaan besar kerap diartikan sebagai “pengaruh dan kekuatan politik”.

Hampir 60% orang dewasa dan sepertiga anak-anak di Eropa saat ini mengalami gangguan kesehatan kardiovaskular dan kanker akibat dit yang tidak aehata dengan mengkonsumsi ultra-processed foods, makanan yang diproduksi melewati banyak proses dan zat (kimia) tambahan.

Data terbaru, dari tahun 2017, menunjukkan satu dari lima kematian di Eropa berkaitan dengan penyakit kardiovaskular dan kanker yang disebabkan kebiasaan makan tidak sehat.

WHO mendesak negara-negara tegas memberlakukan peraturan yang lebih ketat terhadap pemasaran produk-produk yang tidak sehat, praktek monopoli dan lobi-lobi.

“Rakyat harus lebih diutamakan dibandingkan laba,” tegas Kluge.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KematianWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BPJPH Kemenag Berlakukan Sertifikasi Halal Produk Impor mulai Oktober 2024
Tulisan selanjutnya Uang US$346 Juta Dihabiskan Rosmah Istri Najib Razak untuk Belanja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?