Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Dokter di Inggris Mogok Kerja Sepekan Menjelang Pemilu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juni 2024 19:39 7:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juni 2024 19:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan dokter di wilayah England, Inggris, hari Kamis (27/6/2024) mulai melakukan mogok kerja ke-11 guna menuntut kenaikan gaji dan perbaikan kondisi kerja. Aksi itu dilakukan hanya beberapa hari menjelang pemilihan umum di Inggris.

Mogok kerja lima hari oleh para dokter muda – yang masih berada di tahun pertama karir mereka – menyoroti sistem kesehatan publik Inggris yang dikelola National Health Service yang diliputi masalah kronis kurang pendanaan, salah satu isu penting yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Dokter muda, yang menjadi tulang punggung layanan kesehatan di rumah sakit dan klinik di England, bersitegang dengan pemerintah soal upah sejak akhir 2022.

Mereka melakukan mogok kerja selama enam hari pada bulan Januari – terlama dalam sejarah NHS – dan akibatnya rumah sakit hatus membatalkan puluhan ribu jadwal konsultasi pasien dan operasi bedah, lansir Associated Press.

Aksi mogok yang dimulai hari Kamis ini akan berlangsung sampai hari Selasa pekan depan, dua hari sebelum masyarakat memberikan suaranya dalam pemilu legislatif.

Baca Juga

Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

British Medical Association, serikat kerja para dokter di Inggris, mengatakan nilai upah mereka menyusut seperempat kurun 15 tahun terakhir dan sudah meminta kenaikan 35 persen. Serikat itu mengatakan dokter baru mendapatkan bayaran sekitar 15 pound ($19) per jam, meskipun setelah tahun pertama lewat upah yang mereka terima naik cepat. Upah minimum di Inggris saat ini sedikit di atas 10 pound per jam.

Dr. Sumi Manirajan, wakil ketua komite dokter muda di British Medical Association, akibat masalah di atas tidak sedikit dokter muda meninggalkan Inggris pindah ke negara lain yang menawarkan gaji lebih baik. Mereka yang bertahan kewalahan sementara gajinya tidak sepadan.

“Beberapa dokter yang menjalani pendidikan bersama saya di London, sebagian merupakan yang terbaik di negeri ini, memilih pergi ke New Zealand. Saya jadi berpikir kenapa saya juga tidak melakukan hal sama? Saya ingin dihargai atas pekerjaan yang sudah saya lakukan,” kata dokter wanita itu.

Manirajan, yang belum lama lulus dokter spesialis dan bekerja di klinik obstetri dan ginekologi, mengaku melihat banyak wanita antre lebih dari satu tahun untuk menjalani prosedur rutin.

“Para pasien ini kesakitan, dan sungguh memilukan bagi kami melihat pasien-pasien tersebut datang lagi dan lagi dengan masalah yang sama, yang kami tahu bisa disembuhkan apabila kita memiliki jumlah dokter yang cukup,” paparnya.

Pemerintahan Inggris saat ini yang dikuasai Partai Konservatif mengatakan akan menaikkan gaji para dokter antara 8,1 persen hingga 10,3 persen pada tahun lalu, dan mengatakan besaran kenaikan itu sudah sangat layak. 

Pihak pemerintah juga sudah mengatakan bahwa keputusan kenaikan gaji itu tidak dapat dilaksanakan pada masa menjelang pemilu. Namun, para dokter bersikeras melanjutkan aksi mogok.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dokteringgris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Migran China Diselundupkan ke Italia Pakai Mobil Mewah
Tulisan selanjutnya Uni Emirat Arab Batasi Khutbah Jumat dan Shalat 10 Menit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

Berita
24 Oktober 2026 12:58
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

Terbaru

  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

30 Oktober 2026 13:10
Berita

Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak

29 Oktober 2026 15:37
Berita

Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

29 Oktober 2026 14:54
Berita

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

29 Oktober 2026 13:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?