Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

​PBNU Sebut Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Bersejarah

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Juli 2024 14:32 2:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Juli 2024 15:25
Bagikan
Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2023)
Bagikan

Hidayatullah.com—PBNU menilai, rencana kunjungan Paus Fransiskus pada 3-6 September 2024 merupakan campur tangan ilahi yang luar biasa. Karena, kehadiran Paus ke Indonesia bisa berbarengan dengan Syeikhul Al-Azhar Ahmad Al-Tayyib di tahun yang sama.

“Ini merupakan kunjungan bersejarah, karena terjadi kira-kira dua bulan, setelah kunjungan Syeikhul Al-Azhar Ahmad al-Tayyib di Indonesia beberapa waktu yang lalu. Bisa kunjungan dua pemimpin agama besar di dunia ini ke Indonesia terjadi di tahun yang sama saling berdekatan,” kata Ketua Bidang PBNU Ulil Ashar dalam sambutannya di acara Dialog Antarumat Beragama: ‘Memaknai Kunjungan Paus Bagi Umat Beragama dan Bangsa Indonesia’ secara daring, dikutip Kamis (25/7/2024) dikutip KBRN.

Ulil memastikan, PBNU dan seluruh warga NU secara keseluruhan menyambut dengan gembira kunjungan Paus pada September mendatang. Terlebih, Syaikh Al-Azhar dan Paus pada tahun 2019 menandatangani suatu dokumen yang sangat bersejarah.

“Yaitu dokumen tentang berkemanusiaan untuk perdamaian dunia, itu kunjungan dalam situasi yang tepat. Jadi di dunia, termasuk dunia islam sendiri ada angin yang berhembus, angin ini tidak bisa ditolak,” ucapnya.

Angin tersebut, menurut Ulil, berhembus luar biasa mengenai semua kalangan, mengenai semua golongan, dan agama. Angin ini disebutkan sebagai angin dialog antaragama.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Angin ini tidak datang ujug-ujug atau tiba-tiba, dulunya gagasan tentang dialog antar agama. Prosesnya panjang, perjuangannya panjang, intinya semua orang sudah bisa menerima gagasan yang bisa diterima oleh semua pihak,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinepauspaus FransiskusPBNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPATK Nilai Judi Online Membuka Pintu Kejahatan Lain
Tulisan selanjutnya Kasus Mengutil di Inggris Meningkat 30 Persen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?