Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muak dengan Kebijakan Benjamin Netanyahu, Sejumlah Ahli Matematika Tinggalkan ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Juli 2024 10:06 10:06 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Juli 2024 10:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Beberapa ahli matematika terkemuka telah meninggalkan Israel karena kebijakan garis keras pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menurut laporan media.

Harian Israel Haaretz mengatakan bahwa beberapa akademisi ini telah menerima tawaran pekerjaan di luar negeri, sementara yang lain telah mengambil cuti tanpa bayaran.

Menurut surat kabar tersebut, tujuh dosen senior di jurusan matematika di Universitas Ibrani lantaran merasa muak dengan apa yang mereka sebut sebagai “kudeta rezim” – mengacu pada dominasi faksi sayap kanan sejak pembentukan pemerintahan saat ini pada Desember 2022.

Surat kabar tersebut memandang kepergian para pakar ini sebagai tanda peringatan bagi seluruh komunitas akademis ‘Israel’.

Kementerian Pendidikan memperkirakan sekitar tujuh dosen telah pergi, menandai sebuah tren karena jumlah ini lebih rendah di masa lalu.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Salah satu ahli matematika menerima tawaran dari Chicago, sementara yang lain mengambil cuti tanpa bayaran, dan banyak yang menyatakan keraguannya untuk kembali ke ‘Israel’, kata Haaretz.

Belum ada komentar dari entitas Zionis ‘Israel’ atas laporan tersebut.

Media Israel dan para penentang Netanyahu saat ini menganggap pemerintahannya sebagai pemerintahan sayap kanan paling garis keras sejak pendirian Zionis pada tahun 1948 di tanah Palestina yang diduduki.

Para ahli berpendapat bahwa masyarakat ‘Israel’ mungkin akan bergeser lebih jauh ke arah kanan menyusul serangan militer Tel Aviv yang sedang berlangsung di Gaza sejak Oktober lalu.

Dengan mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, ‘Israel’ telah menghadapi kecaman internasional di tengah-tengah serangan brutalnya di Gaza sejak serangan 7 Oktober oleh Hamas.

Hampir 39.100 warga Palestina telah terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 90.000 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Lebih dari sembilan bulan setelah serangan ‘Israel’, sebagian besar wilayah Gaza menjadi reruntuhan di tengah-tengah blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.

‘Israel’ diyakini melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang memerintahkan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasi militernya di kota selatan Rafah, di mana lebih dari 1 juta orang Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diserang pada tanggal 6 Mei.*

Baca juga: Israel Dapat Restu AS untuk Perangi Hizbullah

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin Netanyahugenosida GazaHeadlineisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Dapat Restu AS untuk Perangi Hizbullah
Tulisan selanjutnya Dilarang Berhijab, Atlet Olimpiade Prancis Terpaksa Pakai Topi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?