Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Erdogan Menunggu Permintaan Maaf dari Mahmoud Abbas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juli 2024 11:14 11:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juli 2024 11:13
Bagikan
Presiden Erdogan Pertemukan Mahmoud Abbas dan Ismail Haniya
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengutarakan harapan permintaan maaf dari Mahmoud Abbas setelah pemimpin Palestina itu menolak undangan untuk mengunjungi Turki.

“Sebagian partai politik di negara saya mengatakan ‘pemerintah seharusnya mengundang presiden Palestina ke Turki dan memberikannya kesempatan untuk berbicara di parlemen,’ Siapa yang bilang ke Anda bahwa kami tidak melakukannya?” kata Erdogan dalam suatu acara di kota Rize di bagian utara Turki pada hari Sabtu (27/7/2024), seperti dilansir Hurriyet Daily News.

Erdogan menegaskan bahwa Abbas tidak datang meskipun sudah ada undangan dari Turki.

“Tuan Abbas, maaf, tapi seharusnya dia yang lebih dulu meminta maaf kepada kami… Kami menunggu, mari kita lihat apakah dia bisa datang,” kata Erdogan.

“Dia mungkin datang atau mungkin tidak datang. Namun, kami sudah mengutarakan apa yang perlu dikatakan atas nama rakyat Palestina dan saudara kami orang Palestina di manapun berada, di setiap pertemuan.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Ketua komisi keadilan parlemen Turki Cüneyt Yüksel sebelumnya mengkonfirmasi bahwa Turki sudah mengundang Abbas untuk berbicara di parlemen.

Kelompok Fatah pimpinan Abbas dan kelompok Hamas pada 23 Juli di Beijing sepakat untuk membentuk sebuah pemerintahan bersama sebagai upaya untuk mengakhiri perseteruan politik yang sudah berlangsung lama.

Upaya-upaya pembuatan kesepakatan seperti itu sebelumnya selalu gagal, sehingga banyak pihak meragukan negosiasi yang disponsori China itu dapat terwujud seperti yang diharapkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mahmoud AbbaspalestinaRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khamenei Resmi Memberikan Kekuasaan Presiden kepada Pezeshkian
Tulisan selanjutnya Ancaman Serangan ‘Israel’ Memaksa Bandara Beirut Hentikan Penerbangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?