Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Satu Persen Orang Terkaya Dunia Mendapatkan Kekayaan $42 Triliun kurun Satu Dekade

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2024 12:04 12:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2024 12:04
Bagikan
Banyaknya harta yang diiringi ketamakan, sebenarnya adalah hakikat kefakiran itu sendiri
Bagikan

Hidayatullah.com– Satu persen orang terkaya di dunia mendapatkan total $42 triliun kekayaan dalam kurun satu dekade terakhir, kata Oxfam.

Oxfam mengatakan meskipun ada laporan banyak kekayaan yang mereka peroleh, pajak terhadap orang-orang kaya saat ini anjlok ke “titik terendah dalam sejarah”. Oxfam memperingatkan bahaya kesenjangan kekayaan yang sangat besar terhadap masyarakat dunia.

Hal tersebut diungkapkan organisasi kemanusiaan berbasis di Inggris itu menjelang pertemuan tingkat tinggi para menteri keuangan G20 di Rio de Janeiro, Brazil, hari Jumat (26/7/2024) di mana rencana untuk memungut pajak kekayaan dari orang-orang super kaya tercantum di dalam agendanya, lansir RFI.

Brazil, yang mendapatkan giliran untuk memimpin pertemuan G20 2024, menjadikan kerja sama internasional berkenaan dengan pajak atas orang-orang super kaya sebagai prioritas agendanya.

Inisiatif itu antara lain akan membahas cara-cara untuk memungut pajak dari kalangan miliarder dan orang-orang berpendapatan tinggi.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Max Lawson, kepala bidang kebijakan ketimpangan di Oxfam International, mengatakan pengenaan pajak atas orang-orang yang memiliki harta berlimpah tidak lagi dapat dielakkan.

“Apakah mereka mempunyai kemauan politik untuk mencapai standar global yang mengutamakan kepentingan orang banyak dibandingkan keserakahan segelintir kalangan elit?” kata Lawson.

Oxfam mengatakan bahwa angka $42 triliun itu hampir 36 kali lebih besar dari kekayaan yang dikumpulkan oleh separuh populasi dunia dari kalangan termiskin.

Kalangan miliarder di berbagai belahan dunia saat ini rata-rata hanya membayar pajak kurang dari 0,5 persen dari kekayaan mereka, kata Oxfam.

Hampir empat dsri setiap lima miliarder dunia berasal dari negara anggota G20, imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:miliarderOxfam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masoud Pezeshkian Resmi Jadi Presiden ke-9 Iran
Tulisan selanjutnya Kuburan Palsu Yahudi Hamas: Pembunuhan Pemimpin Kami Tak akan Pengaruhi Pembebasan Al-Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?