Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Hanya Kematian yang Bisa Membuatku Berhenti Mendukung Palestina’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 September 2024 14:09 2:09 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 September 2024 14:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Judul di atas adalah ucapan Imane Maarif, seorang perawat yang merupakan salah satu orang Prancis pertama yang menginjakkan kakinya di Gaza setelah ‘Israel’ melancarkan serangan kejamnya pada Oktober tahun lalu.

Daftar isi
  • Tak gentar hadapi intimidasi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Selama dua minggu, perawat berpengalaman itu menjadi sukarelawan di Rumah Sakit Eropa di Khan Younis pada awal tahun ini. Semenjak kepulangannya dari Gaza, Imane telah vokal mengajak dan menyuarakan dukungan untuk Palestina.

Ia bahkan pernah membagikan kesaksian tentang bagaiaman mengerikannya keadaan Gaza di depan parlemen Prancis dan di berbagai aksi demonstrasi yang ia hadiri.

Pekan lalu, Imane ditangkap oleh pihak berwenang Prancis, yang menggerebek rumahnya pada dini hari tanggal 5 September dan menangkapnya di depan suami dan kedua anaknya.

Dia dituduh “mengancam akan membunuh seseorang karena ras atau agamanya,” tuduhan yang berasal dari panggilan telepon yang dia lakukan kepada pemilik sebuah tempat di Paris yang menyelenggarakan pameran real estat ‘Israel’.

Baca Juga

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berbicara kepada Anadolu di ibukota Prancis, Imane mengatakan pertanyaan utamanya kepada pemilik tempat tersebut adalah apakah mereka tahu bahwa mereka membantu ‘Israel’ menjual tanah Palestina yang diduduki, sebuah pelanggaran terhadap hukum internasional.

Sang pemilik mengabaikan pertanyaan Imane, dan langsung menutup telepon, katanya.

Tanggapan mereka meremehkan dan direktur salon itu langsung menutup telepon, katanya.

Selama berada dalam tahanan, polisi menghujani Imane dengan berbagai pertanyaan. Mulai dari masa-masa di Gaza hingga aktivitasnya menyuarakan dukungan Palestina yang ia lakukan di Prancis.

“Para petugas polisi mengambil ponsel saya dan memeriksa foto-foto dan percakapan saya di media sosial. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan tentang komitmen dan dukungan saya untuk Palestina, dan tentang LSM yang memfasilitasi saya untuk masuk ke Gaza,” katanya.

Mereka juga menyita barang-barang seperti bendera Palestina, kaos bertuliskan ‘Free Palestine’, dan pin berbentuk hati dengan tulisan Arab ‘Houdna’, yang berarti gencatan senjata, katanya.

Namun, yang paling mengejutkan bagi aktivis Prancis itu adalah pertanyaan-pertanyaan “mengganggu” tentang kehidupan keluarga dan anak-anaknya, yang “tidak ada hubungannya dengan penyelidikan.”

“Saya mendapat kesan – dan saya harap saya salah – bahwa ini adalah upaya intimidasi mereka karena saya tidak melihat alasan mengapa seseorang bertanya tentang anak-anak saya,” tambahnya.

Hal ini juga disampaikan oleh anggota parlemen Prancis Thomas Portes, yang merupakan salah satu dari sekian banyak pihak yang mengutuk penangkapan Imane.

“Penggeledahan rumah di depan keluarga ini tidak diragukan lagi merupakan upaya untuk mengintimidasi suara-suara yang disuarakan untuk mendukung rakyat Palestina dan menuntut gencatan senjata,” tulis Portes di X.

Imane Maarifi, infirmière française, qui a passé quinze jours au sein d’un hôpital à Gaza, a été remise en liberté ce jeudi après avoir été arrêtée et mise en garde à vue par la police. Elle explique les raisons de son arrestation pic.twitter.com/IgcBjLNPs9

— TRT Français (@trtfrancais) September 5, 2024

Tak gentar hadapi intimidasi

Imane Maarifi dibebaskan pada hari itu juga tanpa dakwaan apapun.

“Saya telah merekam panggilan telepon tersebut dan itulah yang menyelamatkan saya,” katanya.

“Polisi dipaksa untuk melihat bahwa saya tidak berbohong dalam pernyataan saya. Saya bahkan tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada saya tanpa rekaman itu.”

Maarifi kini semakin bertekad untuk terus menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

“Saya bukanlah orang yang sama setelah menyaksikan apa yang saya lakukan di Rumah Sakit Eropa di Khan Younis – kengerian, darah, kegembiraan, dan banyak kematian. Kami sekarang mendekati 20.000 anak yang menjadi martir di Gaza, dan lebih banyak lagi yang terluka atau berada di bawah reruntuhan,” katanya.

“Saya adalah seorang perawat yang berspesialisasi dalam perawatan intensif, dan ketika Anda memilih spesialisasi ini, itu karena Anda mencintai kehidupan dan akan melakukan apa pun untuk melindunginya.”

“Saya bersedia mempertaruhkan nyawa saya sendiri di Gaza “di masa perang ini, di masa genosida, karena saya peduli dengan … kehidupan orang-orang, yang merupakan inti dari kemanusiaan,” katanya.

“Satu-satunya hal yang dapat membuat saya berhenti (mendukung Palestina) adalah jika ada gencatan senjata, dekolonisasi, dan perdamaian yang adil dan langgeng, atau jika saya mati,” ujar petugas medis tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineJalur GazapalestinaPerang Palestina-IsraelPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekjen PBNU Gus Ipul akan Dilantik jadi Mensos
Tulisan selanjutnya Banjir Tewaskan Hewan di Kebun Binatang Borno, Buaya dan Ular Masuk Kampung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?