Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dua Juta Manula di Prancis Hidup Miskin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2024 12:58 12:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Oktober 2024 12:58
Bagikan
visa
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua juta manula di Prancis hidup di bawah garis kemiskinan, menurut laporan sebuah lembaga amal peduli warga berusia lanjut.

Angka kemiskinan di kalangan orang berusia 60 tahun atau lebih terus meningkat, kata Petits freres des pauvres (Saudara kecil kaum papa) dalam laporan tahunannya yang dirilis hari Senin (30/9/2024) seperti dilansir AFP.

Pada 2024, sekitar 11 persen manula hidup di bawah garis kemiskinan, bandingkan dengan 8 persen pada 2015. Angkanya lebih tinggi 18 persen di kalangan manula yang hidup sendirian.

Manula yang tidak memiliki pasangan dan terutama wanita terdampak oleh kemiskinan. Rumah tangga yang terdiri dari dua pensiunan kondisinya lebih baik dibandingkan mereka yang hidup sendirian, yang terisolasi secara sosial.

Kaum wanita, yang hidup lebih panjang dibandingkan pria, seringkali mendapatkan uang pensiun lebih kecil disebabkan mereka dulu bekerja dengan upah rendah atau bekerja paruh waktu karena juga harus mengurus anak.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Menurut laporan tersebut, 69 persen warga manula miskin mengatakan mereka kekurangan sesuatu dalam 12 bulan terakhir, termasuk pemanas, makanan, perawatan kesehatan, atau koneksi sosial.

Namun walaupun hidup susah, kebanyakan dari mereka tidak menganggap dirinya miskin. Lebih dari setengah bahkan tidak meminta bantuan atau tidak mengetahui bahwa mereka sebenarnya layak dan berhak mendapatkan bantuan sosial.

Tiga perempat dari orang lanjut usia merasa tidak mampu mengajukan bantuan atau mengisi dokumen secara daring.

Lembaga amal itu telah meminta pemerintah untuk menambah uang pensiun minimum bagi warga lanjut usia, yang saat ini sebesar €1.012 per bulan untuk satu  individu, setidaknya mencapai garis kemiskinan sebesar €1.216 per bulan.

Yves Lasnier, direktur umum Petits freres des pauvres, mengatakan usulan itu membutuhkan anggaran €2 miliar setahun.

Usulan lainnya adalah meningkatkan jumlah pekerja muda – dan dengan demikian memberikan kontribusi pada dana pensiun mereka – serta menangani masalah pekerja mandiri yang membayar lebih sedikit premi ke dalam sistem, dan karena itu mereka menerima lebih sedikit saat pensiun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:manulamiskinPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Turki Ini Hilang Kemampuan Pendengaran setelah Earbud Meledak
Tulisan selanjutnya Kanada Pesan 800 Kursi Penerbangan Komersial untuk Evakuasi Warganya dari Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?