Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Palestina yang Ribut di Wisma Transit KL Tidak Dipulangkan ke Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2024 00:44 12:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Oktober 2024 00:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Keributan baru-baru ini antara beberapa warga Palestina dan petugas keamanan di Wisma Transit Kuala Lumpur tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk memulangkan mereka ke tempat asalnya di Gaza. Hal tersebut dikatakan Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail.

Saifuddin mengatakan bahwa tidak masuk akal bagi pemerintah untuk melakukan hal tersebut sementara di negara asal orang-orang itu sedang terjadi peperangan.

Saifuddin mendesak warga Malaysia tidak terpancing emosi dan mengambil kesimpulan umum berdasarkan insiden itu serta menyalahkan warga Palestina secara umum.

“Hal yang penting adalah kita mencari solusi berdasarkan peraturan hukum yang ada terkait keberadaan mereka di sini,” kata Saifuddin.

“Kementerian Dalam Negeri siap untuk bekerja sama sebab undang-undang (yang mengatur keberadaan orang-orang itu di Malaysia) berada di bawah yurisdiksi kami.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Tergantung jenis izin apa yang cocok untuk mereka bisa berada di sini,” ujarnya kepada awak media seusai menghadiri rapat terbatas di Universiti Utara Malaysia (UUM) hari Jumat (4/10/2024), seperti dikutip Bernama.

Dia mengatakan bahwa keputusan pemerintah membawa warga Palestina yang terluka, khususnya anak-anak, ke Malaysia adalah komitmen kemanusiaan, mengingat warga Palestina sedang dibantai oleh Israel.

Saifuddin menegaskan bahwa keributan baru-baru ini di Wisma Transit terjadi ketika beberapa dari mereka merasa frustasi karena pergerakannya dibatasi di tempat itu, mereka tidak dapat bepergian ke luar secara leluasa.

“Kehadiran mereka di sini awalnya untuk berobat, jadi izin yang dikeluarkan sesuai dengan alasan itu. Untuk itu, di tingkat kementerian, kami sudah bahas ke depannya dan kami akan mengajukan usulan untuk mengeluarkan izin yang layak,” katanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MalaysiapalestinaWisma Transit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dubes Palestina Minta Maaf Atas Keributan Warganya di Wisma Transit Kuala Lumpur
Tulisan selanjutnya Rasha dan Surat Wasiat Bocah Palestina di Gaza Wasiat Terakhir Bocah Palestina, ‘Jika Aku Syahid Sedekahkan Pakaianku’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?