Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kapal Angkatan Laut New Zealand Tenggelam di Samoa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2024 06:41 6:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Oktober 2024 06:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Angkatan Laut New Zealand kehilangan kapal untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II, setelah salah satunya kandas di lepas pantai Samoa.

HMNZS Manawanui, kapal spesialis penyelaman dan pencitraan laut, mengalami masalah di posisi sekitar satu mil laut dari Pulau Upolu pada Sabtu malam waktu setempat, saat melakukan survei terumbu karang.

Kapal milik Royal New Zealand Navy itu menabrak karang, kemudian terbakar dan terbalik dan akhirnya tenggelam.

Semua 75 orang yang berada di atas kapal tersebut berhasil diselamatkan pada Ahad dini hari, kata Angkatan Pertahanan New Zealand dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC Ahad (6/10/2024).

Penyebab insiden itu masih belum diketahui dan akan dilakukan penyelidikan, kata pejabat terkait.Peristiwa itu terjadi saat cuaca buruk dan berangin.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Para pejabat militer menjelaskan tim penyelamat harus “berjuang melawan” arus dan angin yang mendorong kuat kapal penyelamat ke arah terumbu karang, sementara gelombang besar membuat upaya penyelamatan menjadi semakin “menantang”.

Para pejabat mengatakan area tersebut belum disurvei ulang sejak 1987.Awak kapal dan penumpang – termasuk tujuh ilmuwan dan empat personel militer asing – ditampung di Samoa sebelum diterbangkan kembali ke New Zealand.

Per hari Ahad pukul 06:40 waktu setempat, kapal tersebut terlihat miring dan asap mengepul darinya.

Pada pukul 09:00, posisinya sudah di bawah permukaan air laut.

Dalam konferensi pers, Menteri Pertahanan Judith Collins menggambarkan insiden tersebut sebagai “hari yang sangat menyedihkan bagi Angkatan Laut”.

“Namun semua orang berhasil diselamatkan, dan itu, harus saya katakan, berkat profesionalisme [awak kapal], pelatihan, dan keberanian mereka sendiri,” kata Collins.

Dave Poole, yang menyaksikan kapal terbakar, menceritakan kepada kantor berita Reuters apa yang dilihatnya. “Saat kami memasuki teluk, kami melihat kapal tanpa ada asap. Dalam waktu 15 menit, api dan asap terlihat. Kapal tenggelam tak lama kemudian.”

HMNZS Manawanui adalah kapal Royal New Zealand Navy pertama yang tenggelam secara tidak sengaja sejak negara tersebut berpartisipasi dalam pertempuran laut semasa Perang Dunia Kedua.

Beberapa kapal lainnya sengaja ditenggelamkan dalam kurun waktu tersebut karena berbagai alasan, termasuk untuk dijadikan bangkai kapal atau terumbu karang buatan.

Para pejabat militer mengatakan sekarang upaya yang harus dilakukan adalah evakuasi kapal dari lokasi dan meminimalkan dampak lingkungan akibat tenggelamnya kapal tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:New Zealand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Bakar Diri Mengaku Menyebarkan Informasi Salah tentang Palestina, Wartawan AS Bakar Diri
Tulisan selanjutnya Dua Anak Belasan Tahun Tersangka Penikaman Bekas Gubernur New York

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?